banner 728x250
banner 728x250 banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

banner 728x250

Jadi Tuan Rumah Pekan Oltrad Tingkat Nasional 2023, Kadisporapar: Peran Media Massa Turut Menentukan

banner 120x600

Bingkaiwarta, PASAWAHAN – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Kuningan, Dr. Toto Toharudin mengatakan, bahwa Kabupaten Kuningan akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Nasional yang akan dilaksanakan pada September 2023.

“Moment itu bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional yang jatuh pada tanggal 9 September dan Hari Pariwisata se-Dunia pada 27 September 2023,” ucapnya kepada awak media di Obyek Wisata Side Land, Desa Kaduela, Kecamatan Pasawahan, Kamis (12/1/2023).

banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280

Dan menurutnya, hari ini Ia sudah menugaskan dua kepala bidang ke Kementerian Pemuda dan Olahraga yaitu Kepala Bidang Olahraga dan Kepala Bidang Pemuda untuk penguatan kepemudaannya.

“Pekan Olahraga Tradisional ini akan dihadiri dari seluruh provinsi dengan jumlah tamu yang sudah terkonfirmasi tidak kurang dari 2000 orang. Maka hotel dan wisma di Kuningan nanti akan penuh oleh para tamu,” ungkapnya.

Dijelaskan Toto, bahwa kegiatan Pekan Olahraga Tradisional sudah mendapat SJ dari Kemenpora RI, artinya sudah positif, tinggal membahas masalah teknis kegiatan lapangan.

“Termasuk kami sudah berkoordinasi dengan teman-teman Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI),” katanya.

Bahkan kata Toto, dalam waktu dekat ini, tepatnya 25 Februari 2023 akan menggelar event Jelajah Wisata Desa (JWD). Dan, sudah ada dua provinsi yang mendaftar yaitu Bali dan Sumatera Utara, walaupun motornya lebih banyak dari komunitas di Kuningan.

“Kita juga akan menggelar Pameran Bengkel di lokasi wisata, mudah-mudahan kita nanti naik motor bersama Pak Bupati pada 25 Februari 2023 mendatang,” imbuhnya.

Toto berharap informasi dan publikasi Kabupaten Kuningan tidak bisa dilakukan satu pihak saja, maka harus sesuai pentahelix salah satunya unsur media massa, selain ada pemerintah, komunitas atau masyarakat, pengusaha dan akademisi.

“Peran media massa turut menentukan, oleh karenanya perlu sinergitas saling menguatkan dan saling mengingatkan, khususnya tupoksi saya di Pariwisata,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kuningan H. Acep Purnama, menyempatkan hadir usai acara pertemuan dengan penyuluh pertanian di Kebun Raya Kuningan.

Bupati menjelaskan persoalan yang menjadi trending topic di media massa, mulai dari masalah keuangan Pemda Kuningan, infrastruktur, pertanian, kesehatan dan sosial ekonomi. (Abel)


banner 336x280
banner 336x280

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!