banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Isu Alat Berat di Gunung Ciremai Dijelaskan: Puspita Group Fokus Bangun Hutan Tematik

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Isu penghentian operasi alat berat di lahan lereng Gunung Ciremai milik Puspita Cipta Group yang sempat menjadi perbincangan hangat, akhirnya segera diklarifikasi langsung oleh manajemen perusahaan. Dalam jumpa pers di Minara House Kuningan, Senin (8/12/2025) sore, pihak Puspita Group menegaskan bahwa aktivitas di lahan tersebut tidak terkait dengan pembangunan usaha apapun, melainkan hanya upaya membenarkan vegetasi di lahan yang lama terbengkalai.

Lahan di Desa Cisantana, Cigugur, Kabupaten Kuningan yang dibeli perusahaan dari warga sudah lama tidak produktif karena sulit air dan tumbuh banyak gulma, termasuk pepohonan liar Kaliandra yang sering mematikan bibit pohon produktif seperti alpukat dan nangka. Untuk mengatasi hal itu, manajemen mencoba membersihkan gulma dan menanam bibit pohon yang diambil dari Jawa Tengah.

banner 728x250

“Itu kita coba bersihkan. Sedikit sedikit jalan dibuka untuk menyimpan bibit pohon, untuk kembali dilakukan penanaman jati, pinus dan lain lain. Bibit kita ambil dari Jateng,” terang Manajer Agro Puspita Cipta Group, Heri Ruhiyat Taufik.

Awalnya, lanjut Heri, pembersihan dilakukan secara manual, namun karena medan terjal dan gulma cepat tumbuh kembali, pihaknya menggunakan alat berat untuk efisiensi waktu.

Korlap Agrowisata Nuky Nurholis, S.P., menegaskan bahwa alat berat hanya digunakan untuk membersihkan gulma: “Jadi alat berat itu untuk pembersihan gulma supaya cepat, efektif,” ujarnya. Ia juga mengungkapkan rencana jangka panjang. “Yang ada rencana, kita membuat hutan tematik untuk penelitian, edukasi, rekreasi. Atau pasnya laboratorium alam (arboretum). Tidak ada pembangunan usaha, yang saat ini memerlukan Amdal,” tegas Nuky.

Kepala Bagian Hukum Puspita Group, Ady Waggos, S.H., M.H., juga menepis kabar tentang pembangunan sirkuit: “Tidak ada pembangunan sirkuit. Belum ada rencana pengembangan usaha di lokasi itu,” tandas Ady.

Ia menambahkan, “Ketika kedepan ada pengembangan usaha, tentu akan memproses Amdal sesuai master plan. Apalagi komitmen H Rokhmat Ardiyan, M.M dalam menjaga lingkungan sejak dulu, kuat. Sejauh ini, sudah ada lebih dari 20 ribu bibit pohon yang ditanam di kawasan tersebut,” katanya.

Dengan demikian, pihak Puspita Cipta Group berharap niat baik untuk mengembalikan vegetasi lahan lereng Gunung Ciremai dapat mendapatkan dukungan dari semua pihak, sehingga tujuan membangun hutan yang bermanfaat bagi pendidikan dan lingkungan dapat tercapai. (Abel)


banner 336x280
banner 336x280

Tinggalkan Balasan