Bingkaiwarta, KUNINGAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan menggelar aksi kepedulian dengan menyerahkan bantuan kepada Yayasan Graha Yatim dan Dhuafa, sebagai wujud implementasi Program 15 Akselerasi yang digagas Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan yang berlangsung di lokasi yayasan tersebut tidak hanya menjadi bentuk perhatian terhadap anak-anak yatim dan keluarga dhuafa, namun juga menjadi langkah untuk menguatkan sinergi antara lembaga pemasyarakatan dengan komunitas sekitar.
Berbagai kebutuhan dasar disalurkan dalam bantuan ini, antara lain 50 kg beras, 10 liter minyak goreng, 15 kg telur ayam, serta 4 dus mie instan. Adanya bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban operasional yayasan dalam menjalankan tugas sosial dan kemanusiaannya.
Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen pemasyarakatan untuk tidak hanya fokus pada pembinaan Warga Binaan, melainkan juga berkontribusi nyata bagi masyarakat luas.
“Kegiatan ini kami selenggarakan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat dan memberikan manfaat yang konkret, sejalan dengan semangat Program 15 Akselerasi dalam bidang tanggung jawab sosial,” ucapnya, Kamis (5/2/2026).
Lapas Kelas IIA Kuningan juga menegaskan bahwa kegiatan bantuan sosial seperti ini akan terus dilakukan secara teratur dan berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya menjalankan program pemasyarakatan yang berbasis humanis dan pengabdian masyarakat. (Abel)














