Bingkaiwarta, CIGUGUR – Anggota DPR RI Fraksi Gerindra H. Rokhmat Ardiyan, M.M., bekerja sama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) melaksanakan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus dukungan terhadap pemerataan akses energi, dalam momentum bulan suci Ramadan. Kegiatan ini berlangsung di Dusun Palutungan RT 04 RW 10 Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN melalui program Light Up The Dream (LUTD) serta Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Program ini merealisasikan pemasangan listrik gratis bagi 3 kepala keluarga kurang mampu dan 3 fasilitas umum, yaitu 2 Posyandu dan 1 PAUD Anggrek di Desa Cisantana.
Secara simbolis, Kapoksi Komisi XII DPR RI H. Rokhmat Ardiyan bersama General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyalakan lampu sebagai tanda resmi dimulainya pemanfaatan listrik bagi penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Rokhmat menegaskan bahwa akses listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup, mulai dari sektor pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga aktivitas ekonomi warga.
“Listrik bukan sekadar penerangan, tetapi bagian dari kehadiran negara dalam membantu masyarakat. Daya 900 watt yang terpasang hari ini adalah hasil kolaborasi antara DPR RI, kementerian terkait, PLN, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa di wilayah kerja PLN UID Jawa Barat yang mencakup Tasikmalaya, Cirebon, Ciamis, Banjar, Pangandaran, hingga Kuningan program bantuan listrik gratis terus digencarkan. Di Kabupaten Kuningan sendiri, tercatat sekitar 3.000 sambungan listrik gratis telah terpasang melalui berbagai skema bantuan.
“Harapan kami, dengan daya yang terpasang, masyarakat dapat memanfaatkan listrik secara produktif dan aman. PLN juga telah berkomitmen untuk menjaga keandalan pasokan listrik, terutama di bulan Ramadan di mana kebutuhan energi cenderung meningkat,” tambah HRA sapaan akrab Rokhmat yang didampingi istri Hj. Dian Marina Puspita.
Rokhmat menekankan bahwa keandalan pasokan listrik sangat krusial selama Ramadan, untuk mendukung aktivitas ibadah seperti salat Tarawih, tadarus Al-Qur’an, hingga kegiatan sahur dan berbuka puasa masyarakat.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat Sugeng Widodo menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, khususnya Komisi XII DPR RI, dalam mendorong pemerataan akses listrik bagi masyarakat kurang mampu.
Sugeng menegaskan bahwa program BPBL dan Light Up The Dream merupakan bentuk nyata komitmen PLN dalam menghadirkan listrik berkeadilan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi yang terjalin dengan baik. Program ini bukan hanya sekadar pemasangan listrik gratis, tetapi juga wujud kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Listrik menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kualitas hidup, mendukung pendidikan anak-anak, serta memperkuat kegiatan sosial dan ekonomi warga,” ungkapnya.
Perwakilan PAUD Anggrek, Sri, yang hadir pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan.
“Kami berharap program bantuan listrik dan kegiatan sosial serupa dapat terus berlanjut serta menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Selain pemasangan listrik, sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan dhuafa, serta pembagian paket sembako bagi warga kurang mampu. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.
Santunan dan sembako tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan moral serta membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan.
Pada kesempatan yang sama, pihak terkait juga melakukan koordinasi dan penguatan sinergitas antar lembaga, guna memastikan pasokan listrik selama Ramadan berjalan aman dan lancar. Sinergi antara DPR RI, PLN, pemerintah desa, dan unsur terkait lainnya dinilai sangat penting dalam menjaga stabilitas pelayanan energi bagi masyarakat. (Abel)













