Bingkaiwarta, KUNINGAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan telah resmi menyalurkan donasi sebesar Rp800.246.029 untuk membantu korban banjir hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh dan Sumatra, melalui BAZNAS RI. Donasi ini merupakan wujud kepedulian kolektif masyarakat Kuningan dalam bergotong royong membantu saudara-saudara yang sedang kesulitan.
Wakil Bupati Kabupaten Kuningan Hj Tuti Andriani, S.H., M.Kn., menyampaikan bahwa nominal tersebut bukan hanya angka belaka, melainkan manifestasi cinta kasih dan keikhlasan dari seluruh lapisan masyarakat Kuningan. Hal ini disampaikannya saat penyerahan donasi di kantor BAZNAS RI, Selasa (30/12/2025).
“Angka ini merupakan wujud konkrit cinta kasih, kepedulian, dan keikhlasan dari kami masyarakat Kabupaten Kuningan. Bencana ini mengingatkan kita akan pentingnya solidaritas dan rasa kebersamaan sebagai satu umat dan satu bangsa Indonesia,” ujar Tuti.
Ia menekankan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk nyata dari rasa ukhuwah insaniyah (persaudaraan antar manusia) dan ukhuwah wathaniyah (persatuan bangsa). Tuti juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari perorangan, lembaga, dunia usaha, hingga aparatur sipil negara.
Pilihan BAZNAS RI sebagai lembaga penyalur didasarkan pada keamanahan dan profesionalitasnya yang telah terbukti, dengan jaringan yang menjangkau hingga daerah bencana. “Kami memastikan bantuan insyaallah akan tepat sasaran, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan mendesak di lapangan,” ungkapnya.
Tuti berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban korban, membantu proses pemulihan, serta memberikan harapan agar mereka tetap tabah menghadapi ujian.
Sementara itu, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa masa tanggap darurat di wilayah terdampak telah berakhir. Saat ini, prioritas pemulihan difokuskan pada pembangunan hunian sementara, mushola sementara, penyediaan lapangan kerja baru, serta pemulihan layanan pendidikan.
“Pembangunan hunian dan mushola sementara harus segera dibangun karena sebentar lagi bulan Ramadhan, agar mereka juga bisa melaksanakan ibadah tarawih,” kata Kiai Noor.
Menurutnya, sektor pendidikan dan lapangan pekerjaan merupakan kebutuhan dasar yang tidak boleh terputus bahkan dalam situasi darurat. BAZNAS RI berkomitmen untuk menyelenggarakan pelatihan UMKM, membangun sekolah sementara, serta menyediakan seragam, buku, dan peralatan pendidikan.
“Bantuan sebesar Rp800 juta dari BAZNAS Kabupaten Kuningan ini sangat bermanfaat dan akan segera kami salurkan untuk tiga program tersebut,” ucap Kiai Noor.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, menyebutkan bahwa kepedulian masyarakat Kuningan menjadi contoh teladan bagi daerah lain. “Kami akan menyampaikan amanah ini dengan baik dan mendoakan agar Ibu Wakil Bupati serta BAZNAS Kuningan selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam menjalankan tugas,” tutupnya. (Abel)














