banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Kuningan Terima Alsintan Rp10 Miliar dari Pusat, Produksi Beras Melonjak Surplus Hampir 120 Ribu Ton

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan memperkuat komitmen terhadap sektor pertanian sebagai tulang punggung ketahanan pangan daerah dan nasional melalui penyerahan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian RI. Kegiatan yang berlangsung di Halaman Setda KIC Kabupaten Kuningan, Senin (29/12/2025) ini bertujuan untuk percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) dan penguatan swasembada pangan tahun ini.

Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, menekankan bahwa bantuan alsintan bukan sekadar barang fisik, melainkan bagian dari strategi besar modernisasi pertanian. “Alsintan ini adalah alat perjuangan petani. Dengan teknologi yang tepat, kita dorong kecepatan tanam dan panen, turunkan kehilangan hasil, serta pastikan produktivitas lahan terus naik,” ungkapnya.

banner 728x250

Dalam kesempatan yang sama, Bupati memberikan apresiasi tertinggi kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) yang dipimpin Dr. Wahyu Hidayah. Menurutnya, Diskatan mampu membuat sektor pertanian berkembang meskipun terkendala anggaran daerah, berkat kerja keras, kepemimpinan solid, dan komunikasi efektif dengan pusat. “Ini adalah birokrasi yang bergerak, hadir di lapangan, dan berikan solusi nyata – integritas dan konsistensi menjadi kuncinya,” tegas Bupati.

Capaian sektor pertanian Kuningan semakin menggembirakan. Produksi beras yang semula 224 ribu ton pada 2023 dan 225 ribu ton pada 2024, melonjak signifikan pada 2025 menjadi lebih dari 254 ribu ton. Dengan kebutuhan konsumsi sekitar 134 ribu ton, daerah ini mencatat surplus hampir 120 ribu ton beras.

Keberhasilan ini didukung oleh luas tanam dan panen yang mencapai 64 ribu hektare (melampaui target provinsi) dengan produktivitas rata-rata lebih dari 61 kuintal per hektare. Menurut Bupati, ini adalah hasil sinergi iklim kondusif, peningkatan indeks pertanaman, optimalisasi lahan, penguatan irigasi, dan pemanfaatan alsintan yang masif serta tepat guna.

Kepala Diskatan Dr. Wahyu Hidayah menjelaskan bahwa sepanjang Januari-Desember 2025, Kuningan telah menerima 9 jenis alsintan dengan total 337 unit, dengan nilai mendekati Rp10 miliar yang seluruhnya bersumber dari pemerintah pusat. “Alsintan ini menjadi tulang punggung mekanisasi pertanian, mendorong peningkatan indeks pertanaman, efisiensi biaya, dan kecepatan tanam-panen di tingkat petani,” ujarnya.

Detail alsintan yang diterima antara lain: 5 unit Combine Harvester, 1 unit Crawler Traktor, 10 unit Traktor Roda Empat (TR4), 24 unit Traktor Roda Dua (TR2), 5 unit Rice Transplanter, 198 unit Hand Sprayer, 22 unit Power Thresher, 70 unit Pompa Air, dan 2 unit Corn Sheller – semuanya didistribusikan bertahap sesuai kebutuhan wilayah.

Pada penyerahan hari ini, alsintan disalurkan kepada 34 kelompok tani (poktan) yang tersebar di 34 desa di 22 kecamatan. Jenis yang diberikan antara lain traktor roda empat, combine harvester, crawler traktor, traktor roda dua, pompa air, dan hand sprayer – yang siap digunakan langsung di lapangan.

Selain mekanisasi, Wahyu menegaskan bahwa penguatan irigasi juga menjadi fokus utama. Sepanjang 2025, dilakukan program optimalisasi lahan seluas 2.236 hektare melalui berbagai kegiatan seperti Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT), pembangunan irigasi perpompaan dan perpipaan, dam parit, serta embung sebagai cadangan air di kawasan pertanian – terutama untuk wilayah tadah hujan. (Abel)


banner 336x280
banner 336x280

Tinggalkan Balasan