banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Mahasiswa UM Kuningan Tampil Bak Pragawati Papan Atas – Busana Daur Ulang dan Tari Nusantara Soroti Hujan Karya

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Universitas Muhammadiyah (UM) Kuningan menggelar “Hujan Karya 2026”, pentas ujian akhir semester (UAS) yang memadukan kreativitas seni, desain, inovasi material, sekaligus berperan dalam pelestarian budaya Nusantara. Acara yang berlangsung pada Sabtu (10/01/2026) di Bale Rancage SMAN 3 Kuningan mulai pukul 08.00 hingga 17.30 WIB, melibatkan mahasiswa PGSD semester 3 dan 7, serta PG-PAUD semester 5.

Mahasiswa PGSD dan PG-PAUD semester 3/5 menampilkan rancangan busana kostum hasil daur ulang (recycle couture). Bahan plastik bekas diolah menjadi berbagai desain menarik, mulai dari gaun gaya Noni Belanda, kostum karakter superhero, hingga baju adat Nusantara. Fashion show ini tidak hanya menunjukkan kreativitas, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan.

banner 728x250

Sementara itu, mahasiswa PGSD semester 7 menghadirkan penampilan tari tradisional Nusantara seperti Tari Kembang Gadung, Tanjung Baru, dan Dharmakala Batik. Tarian tersebut menjadi bagian dari mata kuliah Seni Tari dan Drama yang bertujuan melestarikan budaya lokal.

Acara dipimpin oleh Ketua Pelaksana Hilmi Fikriansah dan dihadiri oleh Wakil Rektor UM Kuningan Dr. Nanan Abdul Manan, M.Pd; Wakil Dekan FPST Reja Muhammad Zainal, M.Pd; Ketua Prodi PGSD Agus Saeful Anwar, M.Pd; Ketua Prodi PG-PAUD Mira Maya Syaroh, M.Pd; serta perwakilan Kepala SMAN 3 Kuningan Nining Cartini, S.Pt., S.Pd. Sebagai penguji dan dosen pengampu adalah Lousy Loustiawaty, M.Sn dan Ratnawati, M.Pd.

Sebagai dosen pendidikan Seni Rupa, Lousy Loustiawaty, M.Sn menjelaskan bahwa seni bukan hanya keindahan visual, tetapi juga perjalanan pendidikan yang menanamkan nilai ketekunan, kejujuran, disiplin, kerja sama, dan keberanian mempertanggungjawabkan karya. Pada kesempatan itu, ia juga membacakan puisi berjudul “Muharram di Titik Utopia” karya Sastrawan & Budayawan Indonesia Away Enawar.

Wakil Rektor Dr. Nanan menyampaikan bahwa sejak 2016 Kabupaten Kuningan telah membangun orkestrasi pendidikan dari usia dini hingga perguruan tinggi. Ia menegaskan pentingnya seni dan budaya sebagai identitas daerah, terutama karena Kuningan berada di kaki Gunung Ciremai. Menurutnya, “Hujan Karya” menjadi program yang memperkuat khazanah keilmuan sekaligus mengangkat potensi budaya lokal.

Rangkaian kegiatan termasuk pameran seni rupa, fashion show busana daur ulang, dan penampilan tari tradisional diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berekspresi, berinovasi, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya daerah. (Abel)


banner 336x280
banner 336x280

Tinggalkan Balasan