banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

PDAU Kuningan Kolaborasi dengan PT Rumah Tani – Rencanakan Bazar Pangan dan Rumah Sayur Nilai Rp2,5 Miliar

 

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Perumda Aneka Usaha (PDAU) Kabupaten Kuningan menjalin kerja sama dengan PT Rumah Tani Nusantara dalam pengembangan usaha sektor pangan dan pertanian. Penandatanganan kerja sama disaksikan Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, pada Rabu (1/4/2026) di ruang kerja Kantor Bupati.

banner 728x250

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk mendorong transformasi PDAU sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang lebih progresif serta mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah, khususnya di sektor pangan.

Terdapat tiga program utama yang akan dijalankan, yaitu: bazar pangan rutin yang direncanakan mulai Minggu depan pada acara Car Free Day di lokasi depan Pendopo Kabupaten, penawaran suplai pangan ke dapur Satuan Pendidikan Penggerak Generasi (SPPG), serta pengembangan Rumah Sayur modern.

Bupati Dian menyebutkan, kerja sama ini merupakan upaya memaksimalkan potensi Kabupaten Kuningan sebagai daerah berbasis pertanian dan agrowisata.

“Ketika harga pangan tidak terkendali, dampaknya luas terhadap ekonomi masyarakat, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Maka kehadiran PDAU dan Rumah Tani diharapkan menjadi bagian dari solusi, sekaligus berperan sebagai operasi pasar murah untuk membantu masyarakat dan menekan inflasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut hadir Ketua PDAU Kuningan Adang Kurniawan, bersama jajaran PT Rumah Tani Nusantara, serta Asisten Daerah (Asda) 1, Asda 2, perwakilan Kabag Tata Pemerintahan dan Kemasyarakatan (Tapem), serta Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kuningan.

Bupati menegaskan, PDAU harus berani melakukan terobosan berbasis peluang nyata di lapangan dengan membuka akses usaha yang lebih luas bagi masyarakat.

“Selama ini potensi pangan di Kuningan cukup besar, namun belum dikelola secara optimal. Bahkan, kondisi di mana hasil pertanian lokal dijual ke luar daerah kemudian dibeli kembali oleh masyarakat kita merupakan ironi yang harus segera diubah,” tambahnya.

Ia berharap, kehadiran Rumah Sayur tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi daya tarik wisata baru di Kuningan.

“Wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga bisa membawa pulang produk pertanian segar hasil olahan petani lokal Kuningan,” ujar Bupati Dian.

Direktur Utama PT Rumah Tani Nusantara, Bahtiar, menjelaskan bahwa program bazar pangan akan digelar secara berkala, termasuk pada acara Car Free Day, untuk memperkenalkan dan memasarkan produk lokal sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pangan terjangkau. Pada tahap awal, akan disediakan 14 jenis sayuran dan buah-buahan.

Selain itu, pihaknya bersama PDAU akan menawarkan suplai pangan ke sekitar 30 dapur SPPG dengan skema pembayaran tempo satu minggu, mencakup komoditas sayur, sembako, hingga susu.

Program utama lainnya adalah pembangunan Rumah Sayur dengan nilai investasi Rp2,5 miliar yang berlokasi di Taman Cirendang. Konsepnya dirancang sebagai pusat distribusi pangan modern yang bersih, rapi, dan nyaman, dengan target launching pada Mei 2026.

Rumah Sayur akan menyediakan berbagai komoditas mulai dari sayuran, buah-buahan, telur, hingga daging. Ke depan, pasokan dari petani lokal Kuningan akan terus ditingkatkan untuk memperkuat ekosistem pangan daerah.

Melalui kerja sama ini, PDAU dan PT Rumah Tani Nusantara optimis mampu membangun sistem distribusi pangan yang kuat dari hulu ke hilir, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan