Bingkaiwarta, KUNINGAN – Pengurus baru Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Tsanawiyah Kabupaten Kuningan masa bakti 2024-2027 telah resmi dilantik pada Kamis (10/10/2024). Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kuningan, H. Ahmad Handiman Romdony.
Nana Nuryatna, Kepala MTsN 8 Kuningan, terpilih sebagai Ketua KKMTs yang baru untuk periode 2024-2027, dan Sueb selaku Kepala MTsN 5 Kuningan menjadi wakilnya.
Kepala Kemenag Kuningan, H. Ahmad Handiman Romdony saat dikonfirmasi bingkaiwarta.co.id, memberikan apresiasinya kepada para pengurus baru yang telah siap mengemban tugas. Ia berharap, dibawah kepemimpinan Nana Nuryatna beserta jajarannya dapat membawa perubahan signifikan dalam peningkatan kualitas pendidikan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kabupaten Kuningan.
“Saya sangat mengapresiasi dedikasi yang ditunjukkan oleh para pengurus KKM yang baru dilantik. Mereka adalah bagian penting dalam roda perkembangan pendidikan Islam, khususnya di tingkat Tsanawiyah. Semoga dengan kepemimpinan baru ini, kita bisa membawa perubahan positif dan memberikan dampak nyata bagi pendidikan di madrasah,” ujar Romdony, Selasa (15/10/2024).
Romdony juga menyoroti rencana program kerja yang telah disusun oleh Ketua terpilih, Nana Nuryatna. Ia menjelaskan, bahwa Nana telah menyiapkan 48 program yang akan dilaksanakan selama masa kepengurusannya. Namun, Romdony mengingatkan pentingnya peninjauan ulang terhadap rencana tersebut agar program yang dijalankan benar-benar bermanfaat dan dapat direalisasikan dengan baik.
“Saya menghargai inisiatif Ketua yang telah menyusun 48 program. Namun, perlu saya tekankan, tolong tinjau kembali program-program ini. Pastikan mana yang menjadi prioritas, mana yang rasional untuk direalisasikan, dan mana yang benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh warga MTs. Kita harus bijak dalam memilih program yang bisa dijalankan sesuai dengan kebutuhan dan situasi saat ini,” jelasnya.
Ia menambahkan, bahwa dalam pelaksanaan program tidak hanya soal jumlah, tetapi juga soal kualitas dan dampaknya terhadap pendidikan di madrasah. “Kita tidak hanya berfokus pada kuantitas, tetapi juga kualitas. Program-program yang kita jalankan harus menyentuh aspek penting dalam pendidikan, seperti penguatan karakter siswa, peningkatan kompetensi guru, serta pengembangan infrastruktur madrasah,” terangnya.
Tak hanya berbicara soal program kerja, Romdony juga menyampaikan pesan penting terkait dengan sinergi antar lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama. Ia mengajak seluruh Kepala Madrasah Tsanawiyah untuk menjalin kerja sama yang erat dengan Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan Madrasah Aliyah (MA). Hal ini dinilai penting untuk membangun alur pendidikan yang terintegrasi dari tingkat dasar hingga tingkat menengah atas.
Ia menekankan bahwa sinergi ini tidak hanya berdampak pada kelancaran proses pendidikan, tetapi juga akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap madrasah sebagai pilihan utama dalam pendidikan Islam.
“Jika kita mampu menunjukkan bahwa pendidikan di madrasah terintegrasi dengan baik dan berkualitas, maka masyarakat akan semakin percaya dan memilih madrasah sebagai tempat pendidikan anak-anak mereka,” katanya.
Pelantikan pengurus KKMTs masa bakti 2024-2027 ini diharapkan menjadi momentum penting bagi pendidikan madrasah di Kabupaten Kuningan, membawa semangat baru dalam meningkatkan mutu pendidikan Islam dan mewujudkan madrasah yang unggul dan berdaya saing. (Abel)














