banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Pesantren Al-Khoziny Sidoarjo Mulai Dibangun: Sertipikat Wakaf Jadi Landasan Legalitas

Bingkaiwarta, SIDOARJO – Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (Dirjen PPTR) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Jonahar, mewakili Menteri ATR/Kepala BPN, menyerahkan dua sertipikat tanah wakaf kepada Pengasuh Pondok Pesantren Al-Khoziny, KH Abdus Salam Mujib, di lokasi pesantren di Buduran, Sidoarjo, kemarin.

Penyerahan sertipikat wakaf tersebut menjadi dasar legalitas untuk memulai proses pembangunan dua gedung baru fasilitas pendidikan. “Sertipikat ini kami berikan agar pembangunan berjalan tertib, aman secara hukum, dan memberi kepastian bagi pesantren ke depan. Semoga fasilitas baru ini membawa keberkahan dan manfaat yang lebih besar bagi santri serta masyarakat sekitar,” ungkap Jonahar.

banner 728x250

Acara penyerahan sertipikat sekaligus menjadi momentum ground-breaking pembangunan Pesantren Al-Khoziny. Proyek akan dibangun di atas lahan seluas 4.157 meter persegi di Jalan Siwalan Panji II, Buduran – berdekatan dengan bangunan lama yang mengalami kerusakan parah dan ambruk pada September 2025.

Rencana pembangunan meliputi gedung gabungan asrama dan pendidikan berlantai lima, serta masjid berlantai empat. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) sekaligus Ketua Satgas Nasional Penataan Pembangunan Pesantren, Muhaimin Iskandar, yang turut hadir, menyatakan proyek direncanakan rampung pada Juni 2026 mendatang.

“Ini wujud kolaborasi pemerintah untuk memberikan keamanan bagi lembaga pendidikan. Momentum ini mengingatkan kita akan perlunya kerja sama antara pemerintah dan lembaga pendidikan untuk melakukan perbaikan terencana, sehingga tidak ada kecelakaan dan semua santri di Indonesia mendapatkan perlindungan yang kuat,” ujar Muhaimin.

KH Abdus Salam Mujib menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian pemerintah dalam upaya rekonstruksi pesantren. “Dukungan ini sangat berarti untuk keberlanjutan pendidikan di Al-Khoziny,” katanya.

Dirjen PPTR didampingi oleh Sekretaris Ditjen PPTR Ariodilah Virgantara, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur Asep Heri, dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sidoarjo Nursuliantoro. Acara juga dihadiri perwakilan lintas kementerian (PU, Agama, Dalam Negeri), pemerintah daerah, serta ratusan santri dan alumni pesantren. (Abel/hms)


banner 336x280
banner 336x280

Tinggalkan Balasan