Bingkaiwarta, JALAKSANA – Puluhan prajurit Kodim 0615 /Kuningan turut membantu pihak Polres Kuningan dalam rangka pengamanan aksi unjuk rasa oleh kelompok masyarakat yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Kuningan “ALAMKU” di depan kantor Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC), Jalaksana, Rabu (10/12/2025),
Aksi yang berlangsung sekitar dua jam ini dikawal ketat Kodim 0615/Kuningan, Polres Kuningan, Satpol PP, dan Damkar. Sekitar satu SST TNI dan satu SSK Polri yang dipimpin langsung Kapolres Kuningan AKBP Muhammad Ali Akbar, turut hadir memantau langsung jalannya aksi.
Dalam penyampaiannya sebagai perwakilan Aliansi Masyarakat Kuningan (ALAMKU), Yusuf Dandi Asih mendesak BTNGC kembali ke tugas pokoknya sebagai penjaga kawasan konservasi, bukan terlibat praktik bisnis di wilayah lindung. Ia juga meminta penindakan tegas terhadap perusak lingkungan dan pencurian air ilegal, serta evaluasi bahkan pembubaran TNGC—mengatakan bahwa sebelum keberadaannya, masyarakat merasakan air bersih melimpah, namun kini mengalami kekurangan dan kekeringan.
Sementara itu, Kepala BTNGC Toni Anwar, menyampaikan bahwa visi TNGC sama dengan masyarakat yaitu “save Ciremai”. Ia menjelaskan bahwa pengelolaan kawasan dilakukan bersama masyarakat sekitar agar manfaatnya dapat dirasakan bersama.
Meskipun menyampaikan tuntutan tegas, aksi berlangsung aman dan tertib hingga massa membubarkan diri. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat sebagai sosial kontrol dalam melindungi alam dan mengantisipasi bencana seperti yang pernah terjadi di Sumatera. (Abel)














