banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Prestasi Nasional! Dinas Kesehatan Kuningan Raih Dua Penghargaan dari Kemenkes RI

 

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan bergengsi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada Kamis (26/2/2026).

banner 728x250

Penghargaan pertama diberikan atas pencapaian 100 persen kelengkapan dokumen rekomendasi Pemetaan Risiko Penyakit Infeksi Emerging (PIE). Sementara penghargaan kedua diraih sebagai kabupaten/kota dengan capaian Pemetaan Risiko PIE terbaik se-Indonesia untuk Tahun 2025.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, dr. H. Edi Martono, MARS, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan oleh Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan RI sebagai bentuk apresiasi atas komitmen, ketepatan waktu, dan kualitas pelaksanaan pemetaan risiko yang dilakukan secara sistematis dan komprehensif.

“Penyakit Infeksi Emerging merupakan kelompok penyakit yang kemunculannya sering tiba-tiba, memiliki tingkat penularan yang cepat, serta berpotensi berkembang menjadi kejadian luar biasa bahkan pandemi,” ungkapnya.

Ia menyebutkan beberapa contoh penyakit yang termasuk dalam kategori PIE, antara lain Middle East Respiratory Syndrome (MERS), COVID-19, Polio, dan Difteri. Ancaman dari penyakit-penyakit tersebut menuntut kesiapsiagaan yang tinggi, deteksi dini yang akurat, serta langkah pencegahan yang terencana dan terukur dengan baik.

Menurut dr. Edi, kegiatan pemetaan risiko menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem kewaspadaan dini kesehatan masyarakat. Melalui pemetaan yang dilakukan, Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan mampu mengidentifikasi potensi risiko, wilayah yang rentan, faktor penyebab yang mungkin muncul, serta kapasitas respons yang tersedia di daerah.

“Data dan analisis yang dihasilkan dari pemetaan ini menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan kesehatan, perencanaan intervensi yang tepat sasaran, serta penguatan sistem surveilans kesehatan di Kabupaten Kuningan,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan Kabupaten Kuningan dalam melakukan pemetaan secara lengkap, akurat, dan tepat waktu menunjukkan kuatnya koordinasi antar pihak, profesionalisme sumber daya manusia di bidang kesehatan, serta dukungan yang solid dari lintas sektor. Kolaborasi erat antara perangkat daerah terkait, seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, unsur pemerintah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam membangun sistem pencegahan dan kewaspadaan dini yang efektif.

Penghargaan tersebut, lanjutnya, bukan hanya sekadar simbol prestasi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memperkuat ketahanan daerah terhadap ancaman Penyakit Infeksi Emerging di masa mendatang.

“Melalui komitmen yang berkelanjutan, Kabupaten Kuningan diharapkan mampu menjadi contoh praktik baik dalam upaya perlindungan kesehatan masyarakat yang dapat diikuti di tingkat nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., memberikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Dinas Kesehatan atas capaian gemilang tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam memperkuat sistem surveilans kesehatan serta meningkatkan kesiapsiagaan daerah terhadap potensi ancaman penyakit infeksi emerging.

“Keberhasilan ini mencerminkan sinergi penuh seluruh tenaga kesehatan dalam melakukan identifikasi, pemetaan, serta penyusunan rekomendasi risiko secara komprehensif dan terukur, sehingga mampu memperkuat perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan,” ucapnya. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan