Bingkaiwarta, HANTARA – Sebanyak 40 unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kabupaten Kuningan akan direhabilitasi melalui program Serbuan Teritorial Korem 063/SGJ. Program tersebut ditujukan untuk membantu warga kurang mampu yang masih tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan.
Rehabilitasi itu resmi dimulai pasca upacara pembukaan Serbuan Teritorial TNI yang digelar di Lapangan Desa Tundagan, Kecamatan Hantara, Rabu (27/8/2025). Seusai upacara, sejumlah pejabat menyempatkan diri meninjau salah satu rumah warga yang tengah diperbaiki di Dusun Sawahbera RT 17 RW 04, Desa Tundagan.
Juju Juliah, pemilik rumah yang direhab, tak kuasa menahan rasa haru. “Saya seperti mimpi, tidak menyangka rumah saya akan diperbaiki,” ucapnya penuh syukur.
Juju menceritakan, rumahnya kerap bocor setiap kali hujan deras, bahkan berpotensi tergenang air. Selama proses pembangunan berlangsung, ia bersama keluarga terpaksa beraktivitas di bagian belakang rumah.
Selain perbaikan rumah tidak layak huni, program Serbuan Teritorial TNI tahun ini juga mencakup pembangunan delapan unit jembatan, pipanisasi di dua titik untuk memastikan ketersediaan air bersih, serta semenisasi dan rabat beton demi memperlancar akses masyarakat.
Masyarakat berharap program ini dapat diperluas agar lebih banyak warga kurang mampu merasakan manfaat serupa. Kehadiran TNI dinilai bukan hanya membantu meningkatkan taraf kesejahteraan warga, tetapi juga menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap rakyat. (Abel)
