banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Sekolah Lapang, Tingkatkan Minat Para Pemuda di Bidang Pertanian

Bingkaiwarta, KADUGEDE – Dalam upaya memperkuat regenerasi petani di Kabupaten Kuningan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dr. Wahyu Hidayah hadir sebagai narasumber dalam kegiatan  “Optimalisasi Pendamping Balai Penyuluh Pertanian (BPP) terhadap Regenerasi Petani melalui Sekolah Lapang”, di Embung Desa Babatan Kecamatan Kadugede, kemarin.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan petani muda, penyuluh pertanian, serta berbagai pihak terkait yang berfokus pada pengembangan pertanian berkelanjutan.

banner 728x250

Dalam kesempatan tersebut, Kadis Katan menekankan pentingnya peran generasi muda dalam keberlanjutan sektor pertanian. “Regenerasi petani bukan hanya tentang penerus profesi, tetapi juga tentang inovasi dan adaptasi teknologi baru di bidang pertanian yang semakin maju. Sekolah Lapang ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi petani muda untuk mendapatkan bimbingan langsung dari para pendamping BPP, sehingga regenerasi petani ini dapat terjun ke lapangan dengan lebih siap dan berdaya saing,” jelas Wahyu.

Melalui Sekolah Lapang, para peserta mendapatkan pemahaman mendalam tentang berbagai aspek pertanian, seperti teknik budidaya yang ramah lingkungan, manajemen usaha tani, hingga pengenalan teknologi pertanian modern. Program ini juga bertujuan untuk memperkuat sinergi antara penyuluh dan petani muda sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Kuningan.

Selain itu, acara ini menjadi momentum penting bagi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan untuk memperluas jaringan serta mempererat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan di sektor pertanian. Diharapkan, dengan adanya program ini, regenerasi petani di Kuningan dapat terwujud dengan baik dan sektor pertanian menjadi lebih inovatif dan kompetitif di masa depan.

Sementara itu, Penyuluh Pertanian Ahli Muda Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, Dindin Syawaludin Pratama mengapresiasi dan bangga kepada Kadiskatan dan petani milenial atas kepeduliannya dalam regenerasi petani.

Dindin mengungkapkan, berdasarkan artikel dari Bappenas dikhawatirkan 60 tahun kedepan sudah tidak ada lagi pemuda yang berminat menjadi petani. “Pak Prabowo menyampaikan amanah bahwa program ketahanan pangan, energi, dan air akan menjadi prioritas. Karena itu pentingnya regenerasi petani untuk masa mendatang, guna mewujudkan ketahanan pangan dan pertanian yang berkelanjutan,” ungkap Dindin.

Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu adanya optimalisasi pendamping BPP bagi petani di lapangan untuk meningkatkan minat para pemuda dibidang pertanian.

Sekolah Lapang (SL) Pertanian merupakan kegiatan yang dapat membantu regenerasi petani melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sikap petani. SL Pertanian merupakan sekolah tanpa dinding yang proses belajar mengajarnya dilakukan di lahan petani peserta. (Abel)


banner 336x280
banner 336x280

Tinggalkan Balasan