Bingkaiwarta, KUNINGAN – Suasana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan tampak berbeda dan penuh semangat pada Sabtu (31/1/2026) pagi. Puluhan petugas, warga binaan dari Blok I dan II, hingga peserta magang berkumpul di area lapangan untuk mengikuti kegiatan senam pagi bersama.
Kegiatan rutin ini bukan sekadar rutinitas olahraga biasa, melainkan bagian dari program pembinaan jasmani yang dirancang untuk menjaga kesehatan kolektif sekaligus menciptakan atmosfer positif di dalam lingkungan pemasyarakatan.
Dipandu oleh instruktur profesional, seluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap gerakan. Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali, menegaskan bahwa aktivitas ini merupakan perwujudan dari pola pembinaan yang humanis dan berkelanjutan.
“Senam pagi ini memiliki dimensi luas, tidak hanya soal kebugaran fisik, tapi juga tentang membangun kebersamaan, kedisiplinan, serta menjaga keharmonisan antara petugas dan warga binaan,” ungkap Sukarno Ali di sela-sela kegiatan.
Menariknya, usai memeras keringat, para warga binaan tidak langsung kembali ke blok masing-masing. Pihak Lapas telah menyiapkan bubur kacang hijau sebagai asupan nutrisi tambahan. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap pemenuhan gizi mereka.
Menurut Sukarno Ali, kondisi fisik yang prima adalah modal utama bagi warga binaan untuk menjalani proses pembinaan dengan optimal. Dengan tubuh yang sehat dan pikiran yang tenang, potensi gangguan keamanan serta ketertiban di dalam Lapas dapat diminimalisir.
“Kami berkomitmen penuh untuk terus menghadirkan program-program bermanfaat seperti ini. Jika lingkungan kondusif dan warga binaan sehat secara fisik maupun mental, maka tujuan pemasyarakatan akan jauh lebih mudah tercapai,” tambahnya.
Melalui kegiatan yang memadukan olahraga dan perhatian gizi ini, Lapas Kelas IIA Kuningan berharap dapat terus menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. (Abel)














