banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Wahyu Berikan Strategi Jitu Pemasaran Produk Pertanian

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Dalam upaya mendorong transformasi sektor pertanian ke era digital, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah memberikan strategi jitu pemasaran produk pertanian berbasis digital dalam Pelatihan Urban Farming untuk Kelompok Wanita Tani Desa Darma, Kamis (5/12/2024).

Selain di Darma, kegiatan yang sama juga digelar di UPTD Diskatan Subang. Acara ini merupakan hasil kerja sama antara Diskatan dan Perwakilan Bank Indonesia Cirebon.

banner 728x250

Pelatihan yang berlangsung di UPTD Diskatan Darma ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan ibu-ibu KWT dalam mengembangkan usaha pertanian berbasis perkotaan. Dalam kesempatan ini, Wahyu Hidayah menekankan pentingnya inovasi dalam pengemasan, pemanfaatan platform digital, dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan pasar.

“Produk pertanian harus memiliki nilai tambah agar dapat bersaing di pasar lokal maupun nasional. Dengan pengemasan yang menarik dan strategi pemasaran digital, hasil pertanian desa dapat menjadi lebih dikenal,” ujar Wahyu.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat Desa Darma. Pelatihan urban farming ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan lokal sekaligus memberdayakan perempuan sebagai motor penggerak ekonomi keluarga.

Dalam paparannya, Wahyu menekankan pentingnya memanfaatkan platform e-commerce, media sosial, dan aplikasi digital untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

“Memasuki era digital, pemasaran produk pertanian tidak lagi terbatas pada pasar tradisional. Dengan memanfaatkan e-commerce dan media sosial seperti Instagram, Facebook, atau market place populer, petani dapat menjual hasil panennya langsung ke konsumen tanpa perantara, sehingga meningkatkan margin keuntungan,” jelasnya.

Selain itu, Wahyu juga mendorong kelompok tani untuk membangun brand produk lokal dengan kemasan menarik dan cerita unik yang merepresentasikan kualitas dan keaslian hasil pertanian Desa Darma.

“Jika kita menerapkan berbagai strategi tersebut dan dengan adanya kolaborasi antara pertanian, teknologi, dan inovasi ini, maka akan memperkuat daya saing hasil pertanian kita di pasar lokal maupun nasional. Kami optimistis Desa Darma dapat menjadi contoh sukses integrasi urban farming dan e-commerce di Kabupaten Kuningan,” kata Wahyu.

Kegiatan ini tidak hanya membangun keterampilan praktis tetapi juga memberdayakan perempuan sebagai agen perubahan yang mampu mendukung ekonomi keluarga sekaligus berkontribusi pada ketahanan pangan daerah. (Abel)


banner 336x280
banner 336x280

Tinggalkan Balasan