Bingkaiwarta, JAPARA – Upen Supendi (40), warga Dusun 3 RT 09 RW 03 Desa Dukuh Daleum, Kecamatan Japara, Kabupaten Kuningan terperosok ke dalam sumur sedalam 15 meter di area perkebunan Cigenta, Kamis (16/2/2023).
Menurut keterangan Kepala Dusun 3, Aris Munajat, korban berpamitan kepada istrinya untuk melihat kandang bebek dan mengambil buah di kebun milik korban pada pukul 13.30 WIB.
“Kata istrinya, Upen mau melihat kandang bebek dan mengambil buah nangka, petai dan durian di kebun milik korban di sebelah selatan dari tempat tinggal korban. Kurang lebih jaraknya 250 meter,” kata Aris.
Tetangga korban, Sahudi, yang saat itu sedang mencangkul tak jauh dari kebun korban pun masih sempat melihat korban.
Namun, tiba-tiba Sahudi mendengar suara benda terjatuh yang sangat keras. Sahudi pikir itu adalah buah yang jatuh.
“Dikiranya buah yang jatuh. Jadi oleh Sahudi tidak terlalu dihiraukan,” jelas Aris.
Saat Sahudi bersiap untuk pulang ke rumah, Sahudi pun memanggil korban untuk mengajak pulang bersama. Namun Upen tidak menjawab.
Sahudi pun langsung memeriksa lokasi terakhir ia melihat Upen, namun tidak ada. Ia hanya melihat ada tumpukan buah petai, dan asbes yang dipakai untuk menutupi sumur sudah hancur dan terbuka.
“Saat diperiksa, Sahudi melihat ada sendal yang mirip dipakai oleh korban. Saksi berusaha memanggil korban dari atas ke arah bawah sumur. Kemudian saksi melihat ada gelombang air, namun korban tidak muncul ke permukaan,” ujar Aris.
Setelah mengetahui kondisi Upen, Sahudi pun meminta bantuan kepada warga. Warga mencoba melakukan evakuasi dengan bambu, namun nampak tubuh Upen sudah mengambang.
Akhirnya warga meminta bantuan tim Damkar Kuningan untuk mengangkat tubuh Upen dari dalam sumur.
Kepala UPT Damkar Kabupaten Kuningan, Mh. Khadafi Mufti menuturkan, proses evakuasi tersebut sangat beresiko karena kedalam sumur dan ditemukan kandungan gas di dalamnya.
“Karena kedalaman sumur ditambah ada kandungan gas di dalamnya, membuat anggota Damkar perlu ekstra hati-hati,” ujar Khadafi.
Tim Damkar Bersama anggota Polsek Jalaksana, tim INAFIS Polres Kuningan, tim kesehatan dari UPTD Puskesmas Kecamatan Japara, aparat Pemerintahan Desa dan warga, akhirnya bisa mengangkat tubuh korban ke luar sumur pada pukul 14.50 WIB.
“Ketika sudah dievakuasi korban dalam kondisi meninggal. Jenazah langsung diserahkan kepada pihak Kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Khadafi. (rmdty)













