Bingkaiwarta, CIGUGUR – Adanya kunjungan dari beberapa petinggi partai politik dikediaman H. Rokhmat Ardiyan, akhir akhir ini, membuat pengusaha ternama di Kuningan ini merasa terhormat. Bagaimana tidak, tokoh kharismatik ini kini tengah menjadi pembicaraan publik dalam kontestasi politik.
Seperti diketahui sebelumnya, H. Rokhmat Ardiyan telah dikunjungi oleh petinggi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kuningan, Partai Golkar Jawa Barat dan Kabupaten Kuningan, dan terakhir kemarin sore, Wakil Ketua Dewan Syura DPP PKS, Ahmad Heriyawan atau Aher, terjun langsung menemui Rokhmat Ardiyan. Dengan didampingi Ketua Bidang Kaderisasi DPW PKS Jabar Dr. H. Alfan Syafi’l, Ketua DPD PKS Kuningan Dwi Basyuni beserta para Anggota Fraksi PKS DPRD Kuningan, mereka menunjukan keseriusan lebih untuk mendapatkan tanda tangan Direktur Utama Puspita Cipta Grup.
Meski dari masing masing partai memuji sosok ramah dan kebaikan Rokhmat Ardiyan, namun pengusaha yang dikenal sangat dermawan ini, tetap rendah hati. Maka Ia harus mengukur diri, barangkali Ia belum ada apa-apanya.
“Saya juga mau menitip diri, saya gak ngerti apa-apa, gak tau apa-apa di politik. Tapi semoga sinergi selalu bersama dan saling menguatkan,” ujar Rokhmat Ardiyan, kemarin.
Menurutnya, sukses itu berawal dari keluarga sakinah mawadah warohmah. Ia bersama istri merintis usaha sejak lama, 25 tahun. Mengurusi usaha sampai ke Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, bisa. Tapi untuk memutuskan kaitan politik, cukup sulit.
“Harus komitmen lahir bathin. Manfaat apa yang sudah bisa diberikan ke masyarakat. Sebab, kita tidak berpikir untuk diri sendiri. Justru ingin masyarakat merasakan kehadiran kita, terus menerus, untuk perubahan-perubahan,” kata Direktur Puspita Cipta Grup Kuningan ini.
Lanjutnya lagi, istrinya sudah meminta 2 hal kepadanya. Satu, jangan menikah lagi, kedua jangan masuk partai politik. Ingin fokus dulu usaha.
“Tapi sekarang, istri saya ini mendengar langsung, semoga turut istikharah, berubah pikiran,” ucapnya.
Ia berharap ada ilham, keberkahan dalam silaturahmi ini. Hidup ini mau apa lagi, kalau tidak terus berbuat kebaikan, bisa menolong banyak orang, meringankan beban masalah orang. Intinya bermanfaat buat masyarakat.
“Masih ada proses panjang, Insya Allah saya akan memutuskan yang terbaik,” pungkasnya. (Abel)













