Bingkaiwarta, CILIMUS – Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan Mh.Khadafi Mufti hadir sebagai pemateri dalam kegiatan Pelatihan Pencegahan, Penyelamatan Kebakaran dan Tanggap Darurat Bahaya Kebakaran di RSUD Linggarjati Kabupaten Kuningan, kemarin.
Dalam kesempatan tersebut Khadafi memaparkan materi tentang Standarisasi Sistem Proteksi Kebakaran Aktif yang Pasif di lingkungan Rumah Sakit RSUD Linggarjati Kuningan. Ia pun menyampaikan pengenalan Sistem Manajemen Keselamatan kerja dan proses evakuasi /pertolongan pertama pada kecelakaan kebakaran.
“Pengenalan dasar cara evakuasi binatang berbahaya, salah satunya ular. Pengenalan dan penggunaan Sistem ProteksiĀ kebakaran berupa APAR (Alat Pemadam Api Ringan) secara perseorangan dan kelompok. Kami juga mempersilahkan pegawai rumah sakit untuk menggunakan selang pemancar air dari kendaraan Damkar dengan tekanan tinggi,” ujar Khadafi.

Selain itu, pemateri datang dari pihak Direktur RSUD Linggarjati dr. H. Edi Martono, MARS. Ia menjelaskan tentang pentingnya memiliki tim yang solid di internal rumah sakit. Karena hal tersebut merupakan upaya dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi, termasuk dalam menghadapi situasi dan kondisi saat kebakaran.
“Pegawai harus bisa saling menjaga satu sama lainnya, selain bisa menyelamatkan jiwa masing-masing, juga keberadaan pasien yang sedang dirawat serta aset-aset penting milik rumah sakit,” ucap dr. Edi.

Kegiatan edukasi ini, kata dr. Edi, yakni sebagai persiapan akreditasi rumah sakit. Pihaknya berharap agar dalam proses akreditasi Tahun 2022, RSUD Linggarjati yang sebelumnya berpredikat LULUS MADYA, naik menjadi LULUS UTAMA atau bahkan menuju PARIPURNA.
“Kami berharap RSUD Linggarjati Kuningan menjadi Rule of Model bagi rumah sakit lainnya. Dengan diprosesnya Serifikat Laik Fungsi ( SLF) Sistem Proteksi Kebakaran untuk Bangunan Gedung, yang memang jarang dimiliki oleh Rumah Sakit lainnya di Kabupaten Kuningan,” jelasnya. (rmdty)













