banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

Rekayasa Satu Ruas Jalan Perkotaan Disoal Warga, Dishub Gelar FGD

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Puluhan komponen masyarakat dari perwakilan pengemudi  Angkot trayek 04 dah 10, Organda, Pengusaha Angkutan, HPPI, hingga masyarakat perwakilan dari Lingkungan Purwawinangun, Cijoho, dan Cigembang, turut serta mengikuti Forum Diskusi Penataan Manajemen dan Rekayasa  Lalu Lintas untuk Jaringan Jalan Kabupaten/Kota yang digelar oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kuningan, di Gedung Wanita, Jl. Raya Soekarno Hatta, Kuningan, Rabu (25/05/2022).

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan, H. Muhamad Mutofid menyampaikan, bahwa pemerintah daerah merencanakan merekayasa satu ruas jalan perkotaan di kabupaten, agar kedepan supaya tertib dan teratur, tidak ada kemacetan, termasuk Jalan Siliwangi dan Juanda. Karena, di Jalan Juanda terlihat sangat macet dan semrawut. Hal ini disebabkan banyak masyarakat yang parkir sembarangan sehingga harus adanya evaluasi untuk menata kota supaya lebih tertib.

banner 728x250

“Selama ini kita melihat di Kabupaten Kuningan terlihat semakin semrawut. Bukan hanya dari angkot, namun banyaknya masyarakat yang melakukan parkir sembarangan,” ungkap Mutofid.

Sehingga, menurutnya, perlu adanya Forum Diskusi rencana pemerintah dalam pelaksanaan satu ruas jalan perkotaan di Kabupaten Kuningan supaya lebih tertib, indah dan nyaman.

“Ini baru rencana. Yang namanya rencana kami paham tidak semua sepakat. Tetapi kami sebagai instansi pemerintah wajib memberikan aturan sehingga kedepan jalan jalan perkotaan di Kabupaten Kuningan semakin teratur dan jauh dari kemacetan. Sehingga tercipta keindahan dan kenyamanan bagi pengguna jalan,” jelasnya.

Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Dadang Supriadi menuturkan, ruas jalan perkotaan sebagian besar di Kabupaten Kuningan perlu adanya rekayasa satu jalur. Dengan demikian, akan dapat mendongkrak perekonomian bagi masyarakat sehingga semakin meningkat dan terlihat hidup.

“Tentunya dengan rekayasa satu jalur memang akan berdampak terhadap pelaku usaha dan angkot. Tetapi demi ketertiban dan kenyamanan, sehingga ruas ruas jalan perkotaan akan terlihat cantik dan asri,” tutur Kasat Lantas.

Ia menegaskan, tujuan dari rencana kegiatan uji coba rekayasa lalu lintas ini adalah untuk mewujudkan dinamika pelayanan lalu lintas dan angkutan jalan secara komprehensif, efektif serta efisien. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan