Bingkaiwarta, KUNINGAN – Ketua DPD Paguron Jalak Banten Nusantara (PJBN) Kuningan, Muliawan Ahmadi melakukan silaturahmi dengan Insan Pers Kuningan, di Kopi Manis, Jl. Raya Soekarno Hatta Kuningan, Jumat (27/05/2022).
Paguron yang berdiri pada 21 Juni 2005 di Serang Banten ini, bukanlah organisasi sayap partai politik. Bukan pula Ormas Islam, atau Lembaga Swadaya Masyarakat, atau LSM. Melainkan wadah berkumpulnya warisan karuhun, atau leluhur Nusantara. Yang tentu memiliki sejarah peradaban Islam.
Selain itu, sebagai bernaungnya para Ksatria dan Srikandi se-Nusantara. Disamping, tempat bernaung elemen masyarakat, lintas suku, agama, lembaga, perguruan, para Ksatria Nusantara Budaya, pecinta atau pelestari.
“Yang pasti, Paguron Jalak Banten Nusantara harus bergerak menjaga, dan mengangkat marwah peradaban budaya karuhun se Nusantara,” kata Muliawan.
Ia menegaskan, paguron dengan Panglima Komando Arya Banda Yudha ini, bergerak berazaskan Islam dengan falsafah Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. “Paguron ini, memiliki misi menjunjung tinggi harkat dan martabat masyarakat Indonesia, mendukung pemerintahan syah dan legitimasi, mempertahankan NKRI dan berpartisipasi aktif mewujudkan masyarakat adil dan makmur,” jelasnya.
Selain itu, kata Muliawan, Paguron Jalak Banten Nusantara ini menegakan hukum dan demokrasi sesuai UUD 1945. Lalu ikut aktif membina persahabatan, membangun kerjasama atas dasar menghormati, santun dan beradab. (Abel)













