banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

IMK Festival 2022, Unjuk Kreativitas Mahasiswa

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Ikatan Mahasiswa Kuningan (IMK) wilayah Cirebon menggelar kegiatan IMK Festival 2022, di GOR Ewangga Kuningan, Minggu (12/06/2022). Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Kuningan H. Acep Purnama dengan ditandai simbolis pemukulan gong.

Ketua Pelaksana M. Hisam mengatakan, acara ini mengusung tema “Sacangreud Pageuh, Saikeut Ajeug” yang bertujuan untuk bisa mengaktualisasikan kreativitas mahasiswa Kuningan dengan menggelar dialog seni dan budaya.

banner 728x250

“Berbicara mengenai kreativitas yaitu berbicara tentang out of the box, yang mana didalamnya ada suatu hal yang bisa kita aktualisasikan dengan inovasi baru atau bahkan orang lain belum melakukannya,” ujar Hisam.

Sementara itu, Ketua umum IMK periode 2021-2022 Alif Fathul Aziz menyebut, adanya ruang literasi, KOPIMKU, dan sikuda IMK adalah upaya mendukung program kerja pemerintah daerah Kuningan.

“Adanya ruang literasi ini merupakan salah satu upaya kita dalam mendukung literasi di Kabupaten Kuningan, juga agar terwujudnya program Kuningan BERCAHAYA (Belajar dan Membaca Sepanjang Hayat),” kata Alif.

Ditempat yang sama, Bupati Kuningan H. Acep Purnama menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara IMK Festival 2022 ini. Adanya Dialog kebudayaan dalam rangkaian acara IMK Festival tersebut diharapkan bisa memberi solusi mengenai masalah-masalah yang terjadi khususnya terkait kebudayaan. 

“Ada sesuatu yang memang harus dibahas bersama-sama terkait kehadiran saudara kita semua yaitu komunikasi masyarakat adat yang bagi saya ini masih menjadi sesuatu yang mengganjal. Sesekali kita berdiskusi di sini bahwasanya apa yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah itu sudah jauh lebih baik. Keberhasilan dalam menyelesaikan masalah ini itulah yang harus kita sadari bersama. Bahwa segala sesuatunya kita melalui sebuah proses baik dari sisi pendekatan-pendekatan seperti pendekatan historis misalnya. Apa yang sudah disepakati juga perlu dihargai supaya tidak menjadi polemik yang berkepanjangan sehingga menimbulkan tafsiran yang kurang bagus bagi Kabupaten Kuningan,” jelas Bupati.

Ia berharap, semoga dengan adanya dialog budaya ini mengungkap apa adanya upaya yang sudah pemerintah daerah lakukan untuk upaya bisa menyelesaikan semua persoalan yang ada. 

Acara yang akan dilaksanakan selama sepekan tersebut diisi dengan berbagai kegiatan seperti dialog kebudayaan, perlombaan, dan ditutup dengan pagelaran kesenian. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan