Bingkaiwarta, KUNINGAN – Badan Pembina Olahraga (BAPOPSI) Kabupaten Kuningan menggelar Open Turnaman Olahraga Pelajar Tingkat SD/Mi, SMP/MTs, dan SMA, SMK, MA se-Kabupaten Kuningan, di GOR Ewangga Kuningan, Senin (20/06/2022).
Sekretaris Umum BAPOPSI Kabupaten Kuningan, Emup Muplihudin menjelaskan, cabang olahraga yang dipertandingkan dalam event ini diantaranya Cabor Jenjang SD/MI (Catur, Futsal, Atletik Kid), Cabor Jenjang SMP/MTs (Catur, Bola Basket, Sepak Bola) dan Cabor Jenjang SMA, SMK/MA (Bola Voli dan Catur).
“Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari mulai dari Senin 20 Juni sampai dengan Rabu 22 Juni 2022,” jelasnya.
Bupati Kuningan H. Acep Purnama sangat mengapresiasi kegiatan Open Turnamen Pelajar tersebut. Karena melalui olahraga kita turut menerapkan perilaku hidup sehat serta mengamalkan filosofi “Mens Sana In Corpore Sano” artinya didalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Kuningan untuk menggelorakan semangat berolahraga. Langkah tersebut diperlukan untuk membangun dan menjadikan olahraga sebagai salah satu model sekolah kehidupan.
“Seperti di lingkungan setda setiap hari jumat pagi ada aktifitas olahraga seperti senam pagi, saya harap di sekolah-sekolah juga bisa untuk seminggu sekali ada kegiatan berolahraga bersama,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat dapat menerapkan nilai-nilai positif yang terkandung di dalam aktivitas olahraga, sekaligus membuka ruang yang lebih luas untuk pengembangan olahraga.
“Terlebih lagi saat kita mampu memposisikan olahraga sebagai kebutuhan dan gaya hidup, secara tidak langsung akan membuka ruang yang luas bagi bermunculannya bibit-bibit potensial olahraga yang berprestasi, yang selanjutnya bisa dibina dan dikembangkan,” terangnya.
Bupati mengingatkan, dalam sebuah pertandingan ada yang menang dan juga kalah. Oleh karena itu, Ia berpesan kepada para siswa-siswi yang mengikuti Open Turnamen Pelajar agar mereka dapat menjaga sportivitas selama bertanding sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter.
Sebagai salah satu aktivitas olahraga, maka dengan turnamen pelajar ini diharapkan dapat menumbuhkan karakter positif, antara lain disiplin, kerja keras, gotong royong, dan bekerja dalam tim.
“Mari kita junjung tinggi sportivitas olahraga, manakala kita akan gaungkan mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga secara bersama,” pungkasnya. (Abel)













