Bingkaiwarta, KUNINGAN – Hujan deras yang terjadi pada Kamis (24/11/2022) sore sampai malam telah mengakibatkan banjir dibeberapa lokasi di Kecamatan Kuningan. Banjir terjadi di wilayah Kelurahan Awirarangan, pada pukul 16.00 WIB di Gang Ahmad Dulatif RT 01/02, dan RT 01 dan RT 03/02 Kelurahan Awirarangan. Penyebabnya karena meluapnya Sungai Citamba sehingga mengakibatkan 10 rumah warga dan 1 mushola terendam banjir dengan ketinggian 10 – 60 cm.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana mengatakan, meluapnya Sungai Citamba mengakibatkan 10 unit rumah warga beserta perabotan terendam banjir setinggi 10 – 60 cm. Selain itu, satu unit mushola juga terencam banjir.
Tidak hanya itu, banjir juga menggenangi ruas jalan Cut Nyak Dien di Lingkungan Subur RT 05, RT 06, RT 07 RW 02 Kelurahan Windusengkahan Kecamatan Kuningan. Penyebabnya karena meluapnya drainase jalan tak mampu menampung debit air. Akibatnya terjadi banjir dengan ketinggian 10 – 1 meter yang merendam 21 rumah beserta peralatan elektronik dan peralatan rumah tangga.
Selain rumah 21 rumah warga, banjir itupun mengakibatkan pagar roboh milik Usman dengan panjang 8 meter dan tinggi 1 meter, dan juga pagar rumah milik Hj Diah dengan panjang 14 meter dengan tinggi 1 meter. Sementara itu, pagar milik Hj. Uyu selain roboh sepanjang 10 meter dengan tinggi 1,5 meter juga dinding rumahnya mengalami retak-retak.
Banjir yang menggenangi ruas jalan Cut Nyak Dien juga berdampak pada 16 unit rumah warga di Lingkungan Manis RT 02/02 Kelurahan Cijoho tergenang air setinggi 10 – 40 cm.
Tak hanya itu, banjir pun melanda perumahan Bumi Kuningan Emas (BKE) Ciporang. Karena curah hujan yang begitu lebat mengakibatkan embung Ciporang meluap dan air dari jalan Cut Nyak Dien masuk ke saluran irigasi yang melewati perumahan BKE. Banjir mengakibatkan 10 rumah di Blok D terendam air sampai 30 cm. Tidak hanya itu, jalan utama perumahan yang baru dilaktasir sekitar 5 bulan yang lalu juga rusak dan aspalnya terangkat.
Ketua RT 48 RW 06 Drs. Dede Mulyana berharap pemerintah dapat memperbaiki saluran irigasi yang kondisinya saat ini sudah mulai banyak yang ambruk akibat abrasi.
“Kami sudah menyampaikannya kepada Lurah Ciporang yang kebetulan pada saat terjadinya banjir langsung meninjau ke lokasi,” kata Dede.
Akses Jalan Kuningan – Garawangi pun Sempat Terganggu karena banjir merendam ruas jalan Kuningan – Garawangi setinggi 30 cm – 1 meter sehingga mengakibatkan arus kendaraan sempat terganggu. Selain itu, 5 unit rumah warga di Dusun Jatinunggal RT 021 RW 03 Desa Karangtawang, terendam banjir hingga 10 – 30 cm.
Di wilayah Desa Karangtawang banjir merendam ruas Jalan Kuningan – Garawangi setinggi 30 cm – 1 meter mengakibatkan arus lalu lintas terggangu, lima rumah warga, 1 mushola dan 1 warung terendam banjir. (Abel)













