banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

Nama 2 Pejabat Forkopimda Kuningan Dicatut Pelaku Prank Transfer Uang

banner 120x600

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Belum lama ini beredar nomor Whatsapp yang mengatasnamakan sebagai Wabup Kuningan H.M. Ridho Suganda dan Sekda Dr. Dian Rachmat Yanuar.

Pemilik nomor Whatsapp yang mengaku sebagai Wabup Kuningan mengirimi pesan ke salah satu yayasan di Kuningan bahwa telah mentransfer uang sejumlah Rp 18 juta ke nomor rekening yayasan tersebut.

banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280

Saat itu, si pemilik nomor mengirim juga bukti transfer palsu yang menyerupai aslinya. Namun, setelah dicek oleh pihak yayasan, tidak ada transfer uang masuk dengan jumlah tersebut.

Selain itu, nama Sekda Dian pun dicatut oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Modusnya pun mirip dengan yang menimpa Wabup.

Pemilik nomor yang mengaku Sekda, menghubungi Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Baitul Mu’minin dan menyampaikan bahwa telah mentransfer uang Rp 28 juta. Dan saat dicek uang tersebut tidak ada dalam data transaksi di rekening DKM.

Wabup Ridho pun menghimbau agar masyarakat tidak langsung percaya jika ada yang menjanjikan anggaran.

“Begitu juga jika ada yang mengaku transfer memberikan bantuan kepada salah satu lembaga agar dicek kembali penerimanya. Hal ini utuk menghindari hal yang tidak diinginkan, seperti kejadian belum lama ini,” ujarnya.
Adanya penipuan modus baru transfer kepada salah satu yayasan ini, Wabup menegaskan, nomor tersebut palsu sehingga siapa pun tidak perlu menanggapinya.

“Sehingga kesimpulannya, itu adalah hoax. Untuk itu warga agar lebih hati-hati dan waspada dengan adanya kejadian seperti itu,” katanya.

Wabup mengingatkan, kepada para pimpinan pondok pesantren, lembaga, yayasan pendidikan, dan ketua panitia pembangunan tempat ibadah harus sangat waspada.

Bahwa oknum yang tidak bertanggungjawab menyasar lembaga-lembaga dimaksud dalam beroperasi.

Hal yang sama dikatakan Sekda Dian, jika ada yang menghubungi baik lewat medsos maupun via telepon yang mengatasnamakan pejabat, untuk tidak langsung percaya. Karena prosedurnya tidak demikian.

“Segera lakukan dahulu, cek and ricek ke pejabat bersangkutan atau kantor/stafnya untuk mengkonfirmasi kebenarannya. Termasuk nomor telepon yang digunakan karena biasanya berbeda,” tuturnya.

Untuk itu, Sekda Dian mengatakan, segera laporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan adanya nomor whatsApp palsu atau melalui medsos lainnya di wilayahnya. (rmdty)


banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!