banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250




banner 728x250

Video Mesum Sesama Jenis Gegerkan Warga

  • Bagikan

Bingkaiwarta, KADUGEDE – Sebuah video kasus homosexsual atau gay beredar di Desa Ciherang, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan. Alhasil warga pun dibuat geger. Belum diketahui pasti, kapan pastinya kejadian dalam video itu terjadi. Begitu pun identitas kedua pelaku laki-laki tersebut belum jelas. Yang pasti, dari informasi yang dihimpun bingkaiwarta.co.id, satu pelaku asli warga Desa Ciherang, sedangkan 1 pelaku lagi warga Kalimantan.

Dalam video berdurasi 39 detik itu hanya terlihat, keduanya dalam kondisi telanjang bulat di sebuah kamar, tanpa menggunakan pakaian. Dengan posisi satu tidur telentang, dan satunya lagi tampak sedang memasukan alat kelaminnya ke dalam mulut (seks oral).

banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280

Heboh dengan video tersebut, aparat desa segera menyikapinya. Satu pelaku yang dikenali sebagai warga Ciherang, segera dijemput aparat desa ke rumahnya. Kebetulan, keduanya ada di rumah itu. Maka tanpa basa-basi, mereka digiring ke balai desa, kemudian disidang.

“Iya betul. Kemarin disidang aparat desa. Warga Ciherang ketahuan lagi nyepong sama tukang korsel. Pas lewat desa, lagi ramai warga. Saya tanya ada apa, ternyata lagi menyidang kedua pelaku dalam video itu,” kata Dani, warga Ciherang, yang juga Anggota Pekat Ciherang, Selasa (14/12/2021) malam kepada bingkaiwarta.co.id.

Sementara itu, Kepala Desa Ciherang Anda Masjda membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengaku kejadian itu sudah beres. Dalam sidang, mereka berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya itu. Menurut pengakuan pelaku, alamat pelaku satunya berasal dari Kalimantan. Sudah tinggal 8 bulan bersama di Desa Ciherang. Sedangkan satu pelaku, asli warga Ciherang.

“Pengakuan mereka juga, awal bertemu di facebook, lalu bertemu dan tinggal di Ciherang di rumah pelaku warga Ciherang. Saat tinggal bersama, mengaku ke masyarakat anak angkat,” terang Masjda via telepon.

Saat ditanya awal kejadian, Masjda memohon maaf belum bisa bercerita saat ini, disebabkan tengah mengurus adiknya yang akan operasi di rumah sakit.

“Silahkan besok saja datang ke desa. Bisa jelasnya, ditunggu di desa,” tandasnya. (Abel Kiranti)


banner 336x280
banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!