Bingkaiwarta, KUNINGAN – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kuningan beberapa hari terakhir memicu serangkaian bencana tanah longsor di tujuh desa yang tersebar di berbagai kecamatan. Meskipun tidak ada korban jiwa, longsor menyebabkan kerusakan signifikan pada rumah warga, fasilitas umum, hingga jembatan penghubung antar desa.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana, mengungkapkan bahwa bencana longsor tercatat terjadi di Desa Bayuning, Rambatan, Purwasari, Kadatuan, Citapen, Pasiragung, dan Cibinuang. “Seluruh kejadian berlangsung hampir bersamaan, saat hujan deras mengguyur sebagian besar wilayah Kuningan,” ujarnya kepada bingkaiwart.co.id, Rabu (12/11/2025).
Di Desa Bayuning, longsor menyebabkan tembok penahan tebing (TPT) sepanjang 10 meter ambruk dan menimpa kandang ternak warga. Di Rambatan, longsor merusak TPT anak Sungai Ciawi dan menyeret tiang pondasi atap lapangan voli. Sementara itu, di Purwasari, tembok rumah warga roboh setelah TPT halaman rumah di atasnya longsor.
Kondisi serupa juga terjadi di Citapen dan Pasiragung, Kecamatan Hantara. Di Citapen, TPT jalan desa longsor dan menimbun lahan pertanian, sedangkan di Pasiragung, TPT penyangga jembatan penghubung dua dusun terkikis arus sungai hingga jembatan terancam ambruk.
Di Desa Kadatuan, TPT Sungai Bojong amblas hingga mengancam jembatan jalan lingkungan, dan di Desa Cibinuang, longsoran drainase mengancam dua rumah warga serta menyebabkan limpasan air ke pekarangan di bawahnya.
“Tim BPBD bersama aparat desa, TNI, Polri, dan Dinas PUTR sudah dikerahkan ke lapangan untuk melakukan asesmen, pembersihan material longsor, serta langkah-langkah mitigasi sementara,” jelas Indra.
BPBD juga telah menyalurkan bantuan darurat berupa terpal, bronjong, karung, serta material bangunan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan. “Cuaca di sebagian besar lokasi kini berawan hingga hujan ringan. Kami terus memantau perkembangan dan mengingatkan warga untuk segera mengungsi jika hujan kembali turun deras,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Kuningan terus berupaya melakukan langkah-langkah mitigasi dan memberikan bantuan kepada warga terdampak. Koordinasi antar instansi terkait terus dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berjalan efektif dan efisien. (Abel)













