banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Bersama Petani, Diskatan Kuningan Kendalikan Penyakit Tungro di Desa Cikaso

 

Bingkaiwarta, KRAMATMULYA – Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) melakukan langkah proaktif dalam menjaga produktivitas padi dengan menggelar Gerakan Pengendalian (Gerdal) Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) penyakit tungro seluas 5 hektare di Desa Cikaso, Kecamatan Kramatmulya, Jumat (9/1/2026).

banner 728x250

Kegiatan yang digawangi Kelompok Tani Bina Karya III ini merupakan tanggapan terhadap hasil pengamatan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan Kramatmulya yang menemukan potensi perkembangan penyakit yang perlu dikendalikan sejak dini.

Anas Nasrudin dari UPTD Brigade Proteksi menyampaikan bahwa pengendalian terpadu menjadi kunci untuk menghentikan penyebaran penyakit. “Kami mengambil langkah cepat dengan Gerdal agar penyebaran tungro dapat ditekan dan produktivitas padi tetap terjaga,” ujarnya.

Kepala Diskatan Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, hadir langsung memberikan penyuluhan teknis dan turut menyemprotkan tanaman bersama petani. “Pengendalian OPT harus dilakukan secara bersama, tepat waktu, dan sesuai rekomendasi teknis. Kami pastikan petani memahami cara yang benar dalam menangani penyakit ini,” jelas Wahyu.

Diskatan Kuningan juga menetapkan target surplus padi tahun 2026 menjadi 125.000 ton, meningkat dari capaian sebelumnya 120.000 ton. Wahyu menjelaskan bahwa tungro disebabkan oleh virus yang ditularkan wereng hijau, dengan gejala daun menguning-oranye, tanaman kerdil, dan malai tidak terisi sempurna.

“Dampaknya bisa sangat serius hingga menyebabkan gagal panen jika tidak ditangani dengan baik. Oleh karena itu, kami tekankan pada pengendalian terpadu mulai dari pengamatan rutin hingga penggunaan varietas tahan,” tegasnya.

Kepala Desa Cikaso, Hidayat Noor, mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan. “Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut untuk kemajuan pertanian dan kesejahteraan masyarakat kami,” ucapnya.

Melalui langkah cepat dan pendampingan berkelanjutan, Diskatan Kuningan optimistis target surplus padi tahun ini dapat tercapai dan menjadi dasar kuat bagi ketahanan pangan daerah. (Abel)


banner 336x280
banner 336x280

Tinggalkan Balasan