Bingkaiwarta, KUNINGAN — Sebanyak 173 peserta program Magang Nasional Kementerian Ketenagakerjaan RI dari berbagai provinsi resmi memulai penempatan mereka di sejumlah Puskesmas yang tersebar di seluruh Kabupaten Kuningan. Di antara mereka adalah Anisa Hanum, lulusan Pendidikan Profesi Psikolog yang menempuh perjalanan jauh dari Aceh hingga ke Puskesmas Nusaherang.
Anisa mengaku sangat senang dan tak menyangka mendapat kesempatan berharga ini. Baginya, perjalanan menempuh jarak jauh dari daerah asalnya menjadi pengalaman berharga sekaligus awal dari babak baru.
“Alhamdulillah senang banget, soalnya tidak menyangka juga. Dikasih rezeki di sini,” ujar Anisa saat ditemui, Senin (21/9/2026).
Kuningan sebenarnya bukan nama yang asing baginya, namun suasana daerah yang sejuk dan berada di kawasan pegunungan itu baru benar-benar ia rasakan saat tiba langsung di lokasi. “Pernah dengar Kabupaten Kuningan. Katanya dekat gunung dan dingin. Ternyata pas sampai di sini benar, suasananya dingin,” tuturnya tersenyum.
Pelepasan resmi para peserta berlangsung di Halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, bertepatan dengan pelaksanaan Apel Pagi. Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, secara langsung menyambut kedatangan para peserta sekaligus menyampaikan pesan agar kesempatan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menempa diri.
Bupati Dian menekankan bahwa keberanian melangkah jauh dari keluarga dan daerah asal adalah langkah awal yang luar biasa penting.
“Jauh-jauh berpisah dengan keluarga, bahkan menyeberang pulau dan lautan untuk mencari penghidupan yang lebih baik. Ini adalah fase penting, berani meninggalkan keluarga untuk menjemput masa depan,” ujarnya.
Lebih dari sekadar menambah keterampilan teknis, program ini diharapkan dapat membentuk mentalitas yang tangguh, kemandirian, serta kemampuan beradaptasi yang menjadi bekal utama menghadapi dunia kerja.
“Dari program ini mudah-mudahan mendapatkan sesuatu yang bermanfaat, baik dari sisi pengetahuan, pengalaman maupun mental,” harapnya.
Bupati juga mengingatkan agar para peserta tidak membatasi peluang masa depan hanya pada satu jalur. “Kerja itu tidak hanya di lingkungan pemerintahan saja, di swasta bisa, bahkan kita bisa menciptakan lapangan pekerjaan,” pesannya.
Ditempatkan di lingkungan Puskesmas, para peserta berkesempatan mengenal langsung dinamika pelayanan publik dan kebutuhan masyarakat. Bagi Anisa dan peserta lainnya yang datang dari berbagai penjuru negeri, Kuningan bukan sekadar tempat bertugas, melainkan ruang untuk belajar, beradaptasi, dan bertumbuh bersama. (Abel)













