Bingkaiwarta, KUNINGAN – Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH., MH didampingi Sekretaris Daerah DR. H. Dian Rachmat Yanuar, M. Si menerima kunjungan Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXII Seskoad Tahun 2022, di Ruang Aula Pendopo Kuningan, Selasa (19/07/2022) siang.
Kunjungan Pasis ini dalam rangka Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Wilayah Pertahanan (Wilhan) di Wilayah Kabupaten Kuningan. Turut mendampingi Dandim 0615/KNG Letkol Czi David Nainggolan, ST., Koordinator Lapangan Kolonel Arh Mahesa Nova Yudha, dan Perwira Penuntun (Patun) Kolonel Inf Heri Setiyanto.
Koordinator Lapangan Kolonel Arh Mahesa Nova Yudha menjelaskan, kunjungan 14 Pasis ini didampingi 2 orang pendamping. KKL ini merupakan rangkaian proses belajar mengajar para siswa yang selama ini belajar secara teori, kemudian mereka akan praktik mengambil data data dan fakta di lapangan untuk mendapatkan gambaran implementasi nilai nilai solidaritas dan sinergitas.

“Sesuai dengan tema kegiatan “Partisipasi Satkowil Dalam Rangka Percepatan Peningkatan Ekonomi di Daerah”, maka kita akan melihat bagaimana peran kodim dalam melakukan partisipasi percepatan peningkatan ekonomi di daerah, khususnya di Kabupaten Kuningan,” ujar Kolonel Arh Mahesa Nova Yudha.
Bupati Kuningan H. Acep Purnama SH.,MH mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada Perwira Siswa atau calon dandim yang sudah menjadikan Kabupaten Kuningan sebagai objek kegiatan Pasis Dikreg LXII Seskoad Tahun 2022.
Selain memaparkan tentang wilayah geografis Kabupaten Kuningan, Bupati Acep juga menyampaikan tentang destinasi wisata Kuningan dan perekonomian masyarakat Kuningan, yang sebagian besar adalah petani.
“Sebagai Dandim Kuningan, Pak David ini sudah banyak membantu untuk Kuningan. Diantaranya membuat jalan, bahkan ada nama jalan David Nainggolan dan jalan Acep Purnama. Tinggal nanti kami Pemda akan melanjutkannya dengan melakukan pengerasan jalan yang sebelumnya sudah dibangun oleh Dandim,” terangnya.
Dikatakan Acep, jalan yang Dandim bangun itu kebanyakan lahan terlantar padahal masih bisa dikembangkan menjadi produktif. Selain itu pembangunan tersebut memudahkan akses bagi masyarakat dalam bidang ekonomi. Salah satunya memudahkan akses petani yang akan menuju lahannya saat masa bertanam maupun panen.
“Berkat koordinasi yang baik antara Pemda, TNI dan Polri serta berbagai pihak terkait, alhamdulillah perekonomian di Kabupaten Kuningan sejauh ini bisa tetap bertahan,” ungkapnya. (Abel)













