Bingkaiwarta, CILIMUS – Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia masih terus menggencarkan kegiatan vaksinasi menyusul kebijakan pelonggaran aktivitas sosial karena semakin landainya kasus Covid-19 di Tanah Air. Salah satunya dilakukan di sejumlah tempat di Kabupaten Kuningan.
Koordinator Pantura BIN wilayah Jawa Barat, Ahmad Taopik mengemukakan, bahwa saat ini pemerintah tengah mendorong penggunaan vaksin booster Covid-19. Oleh karena itu, pemerintah pun wajibkan masyarakat untuk mendapatkan booster jika ingin menunjungi tempat umum seperti pasar, supermarket, perkantoran dll.
“Vaksin booster ini merupakan proses pencegahan agar kita terhindar dari penyakit. Jadi, go booster! go divaksin agar masyarakat Indonesia Sehat, Indonesia Hebat,” kata Taopik kepada bingkaiwarta.co.id, usai gelaran Vaksinasi BIN di Depan Balai Desa Bandorasa Kulon, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Kamis (28/07/2022).

Kepala Puskesmas Cilimus, Iin mengungkapkan, pihaknya sangat berterima kasih sekali dengan adanya gelaran Vaksinasi BIN. Menurutnya, keberadaan BIN di lapangan sangat membantu upaya mensukseskan program vaksinasi.
“Kerjasama BIN dengan Puskesmas menunjukkan sinergi yang saling menguatkan bagi semua jajaran dalam membantu percepatan vaksinasi. Apalagi personil BIN turun langsung ke lapangan dengan mengajak dan meyakinkan masyarakat untuk mau di vaksin,” ungkap Iin.
Iin menambahkan, untuk cakupan vaksinasi di Kecamatan Cilimus, target total sebanyak 32.488. Untuk dosis I sebanyak 22.438 (69, 07%), dosis II 20.390 (62, 76%) dan dosis III sebanyak 1.820 (5, 60%).
Sekedar informasi, dalam pemerataan vaksinasi yang digelar kali ini, BIN Daerah Jawa Barat menyiapkan vaksinasi primer dosis lengkap, yakni dosis pertama dan kedua, serta vaksinasi booster atau lanjutan. Dengan sasaran masyarakat umum hingga anak-anak usia 6-11 tahun. (Abel)













