banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250




banner 728x250

Abidin: Rokhmat Ardiyan Harus Bisa Mengambil Hati Rakyat Kabupaten Kuningan

  • Bagikan

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Sosok H. Rokhmat Ardiyan kini menjadi sorotan publik setelah digadang gadang akan masuk di dunia perpolitikan. Dengan berbondong-bondongnya beberapa partai yang melakukan komunikasi politik dengan Rokhmat Ardiyan, itu merupakan sebuah langkah baru untuk meramaikan dunia perpolitikan di Kabupaten Kuningan.

Menurut pengamat politik Kabupaten Kuningan, H. Abidin mengatakan, yang namanya berpolitik itu harus komunikasi dan silaturahmi apalagi ini masih dalam suasana Idul Fitri. Berarti itu langkah yang positif, membangun kekeluargaan, untuk memperpanjang umur juga rejeki.

banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280

Abidin menjelaskan, dalam aspek politis ada 2 hal, yang pertama menurut prediksinya sebagai pengamat politik, mungkin sasarannya ke legislatif. Kalau sasarannya legislatif itu semua partai politik. Diantaranya dengan PKB, setelah itu datang Ketua Golkar dan PKS.

“Ini kalau hal untuk ke legislatif hanya menguntungkan H. Rokhmat Ardiyan. Dan, tidak mungkin yang namanya lamaran atau komunikasi politik semuanya diterima untuk ke legislatif. Pasti ada pilihan kalau seandainya toh H. Ardiyan ingin mencalonkan untuk partai-partai yang tidak terima, menurut saya itu rugi,” jelas Abidin saat ditemui bingkaiwarta.co.id, Rabu (18/05/2022).

Menurutnya, untuk popularitas tingkatan elit ini sudah diangkat oleh partai politik itu sendiri. Yang kedua, seumpama kalau Rokhmat Ardiyan akan maju ke pilkada, itu bisa saja arahnya ke pilkada yaitu 2024 bulan November. “Tapi ini tidak tepat juga karena yang namanya pilkada serentak khususnya di Kabupaten Kuningan itu kan Pileg dulu berarti harus mendapatkan kursi dulu. Pilegnya juga belum terjadi, belum tahu dapat berapa berapanya. Dan, ini menurut saya merugi juga buat partai-partai, karena ini masih terlampau dini,” ujarnya.

Lebih jauh, Abidin mengatakan, masih ada pro dan kontra. Dan, Rokhmat Ardiyan baru dikenal dalam tingkatan elit saja. Dan ini menurutnya, lebih tepatnya ke pilkada karena Rokhmat Ardiyan merupakan seorang pengusaha yang sukses. “Bukan arti kata mendukung. Jadi ini ada kompetitor baru kan? Beberapa partai politik diantaranya Golkar, ketua dan rombongannya. PKS, ketua dan rombongannya. Ditambah PKB ketuanya. Itu secara psikologis politik mereka itu sudah down mereka itu gak berani maju ke pilkada,” imbuhnya.

Jadi, lanjut Abidin, selama ini H. Rokhmat Ardiyan yang berani naik ke pilkada. Yang jadi permasalahan mungkin partai-partai politik itu juga punya kalkulasi tersendiri karena yang besok incumbent itu akan naik. Konon katanya orang masih berpersepsi incumbent tidak naik kalau sudah 2 periode.

“Tidak juga karena itu ada keputusannya dari Mahkamah Konstitusi kurang 2,5 bulan kalo gak salah itu bisa naik lagi. Mungkin melihat kekuatan incumbent yaitu mungkin mereka sudah hitung-hitungan siapa yang paling layak untuk dicalonkan,” ucapnya.

Abidin mengakui, dengan pola strategis yang sudah dilaksanakan oleh Rokhmat Ardiyan. Ia juga suka mengamati kegiatan Rokhmat Ardiyan yang dipublikasikan. “Itu kan membangun opini. Menurut saya, H Ardiyan mau masuk parpol itu bagus. Karena harus memenuhi tiketnya dulu minimal 20%. Dan, H Ardiyan harus bisa mengambil hati rakyat Kabupaten Kuningan,” tutupnya. (Abel)


banner 336x280
banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!