Bingkaiwarta, DARMA – Kabar membanggakan datang dari Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan. Setelah sebelumnya menembus nominasi lima besar, kini Desa Jagara resmi masuk tiga besar dalam ajang Lomba Desa Wisata Nusantara (LDWN) Tahun 2025.
Sebagai informasi, LDWN 2025 merupakan kompetisi bergengsi yang digelar oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendes PDTT RI). Ajang ini menjadi ruang unjuk gigi desa-desa di seluruh Indonesia untuk menunjukkan eksistensinya di sektor pariwisata berbasis masyarakat.
Ketua BUMDes Jagara, Oyon Sofyan, menuturkan capaian ini tak lepas dari dukungan penuh Bupati Kuningan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), serta seluruh masyarakat Desa Jagara yang aktif berperan.
“Aspek utama yang dinilai dalam lomba ini mencakup pemberdayaan masyarakat dan peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui sektor wisata. Desa Jagara dinilai berhasil membangun ekosistem wisata yang mandiri, kreatif, dan berbasis potensi lokal,” tutur Oyon kepada bingkaiwarta.co.id, Rabu (9/7/2025) sore.
Ia juga mengungkapkan apresiasi sebesar-besarnya kepada Kemendes PDTT RI atas pelaksanaan LDWN, yang menurutnya menjadi pintu gerbang untuk menampilkan prestasi desa hingga tingkat nasional, sekaligus mengharumkan nama Kuningan dan Jawa Barat.
“Dalam predikat tiga besar ini, mudah-mudahan Desa Jagara mendapat yang terbaik untuk menjadi Juara 1 di tingkat nasional tahun 2025,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Jagara, Umar, tak bisa menyembunyikan rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut. Baginya, prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh warga.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur Desa Jagara Kecamatan Darma bisa mewakili Kabupaten Kuningan dalam Lomba Desa Wisata Nasional (LDWN) di tingkat Jawa Barat. Ini tantangan besar bagi kami untuk menjadi lebih baik lagi,” ucap Umar.
Dengan masuknya Desa Jagara dalam tiga besar, pihak desa berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Kuningan untuk terus mengembangkan potensi wisata berbasis kearifan lokal, agar pariwisata Kuningan bisa berkibar di kancah nasional. (Abel)













