banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

banner 728x250
Berita  

Oknum Kampanye di Depan Ka’bah Jadi Sorotan, Begini Reaksi Wakil Ketua DPC Gerindra Kuningan

banner 120x600

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Foto seorang pria yang membawa Alat Peraga Kampanye (APK) calon legislative di depan Ka’bah Mekkah, Arab Saudi menjadi viral di media sosial. Dalam foto tersebut tampak seorang pria mengenakan kain ihram dan membentangkan spanduk yang berisikan salah satu caleg DPR RI dari Partai Gerindra.

Tersebarnya foto tesebut jelang Pemilu 2024 yang akan diselenggarakan pada 14 Februari 2024 sontak menuai beragam komentar dari netizen X. Unggahan yang telah tayang 69,8 ribu tersebut dianggapnya sebuah hal yang miris.

banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280

“Nyari suara sampe ke negeri Arab ngeri euyyy,” ujar salah satu caption foto dari unggahan akun X @sosmedkeras. Akun lain menulis “ Astagfirullah aladzimm”. Dan masih banyak komentar netizen lainnya.

Viralnya foto tersebut, mendapat reaksi keras dari DPC Partai Gerindra Kabupaten Kuningan. Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kuningan, H. Abidin, bereaksi keras dengan adanya foto tersebut.

“Saya berbicara tidak sebagai pribadi yaa tapi sebagai Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kuningan. Kejadian ini sudah menjadi framing dari tiga hari yang lalu, kami sudah mengkajinya di DPC. Yang kami bicarakan di sini adalah oknum yang melakukan kampanye membawa atribut Partai Gerindra,” jelas Abidin saat ditemui di kediamannya, Desa Cisantana Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Sabtu (3/2/2024).

Abidin menegaskan, di Masjid saja sudah dilarang untuk melakukan kampanye. Ini melakukannya di Mekkah.

“Dalam berkampanye, kita jangan main tabrak saja. Tabrak aturan agama, tabrak aturan kampanye, itu tidak boleh. Harus ada etikanya kita berkampanye,” tegas Abidin yang juga sebagai pengurus MUI Desa Cisantana Kecamatan Cigugur selama dua periode.

Menurut Abidin, ada beberapa kesimpulan dari kejadian itu yaitu dari sisi agama itu tidak boleh berkampanye sembarangan harus beretika dan aturan yang ada dipake. Intinya aturan tidak ditabrak baik dari sisi agama maupun sisi aturan. Kemudian dari sisi politis, menyebarnya foto tersebut tentu saja merugikan Partai Gerindra. Karena, di Gerindra seluruh kader akan tegak lurus pada aturan yang ada,

“Kalau lihat dari kejadiannya, atribut dibawa-bawa kemudian dipamerkan di depan ka’bah, tenu saja itu merugikan kami. Karena itu sudah menjadi framing,” tandas Abidin.

Yang terakhir, pihaknya meminta kepada oknum tersebut dengan memberikan waktu 2×24 jam untuk melakukan klarifikasi di media massa maupun media sosial. Jika tidak dilakukan, maka pihaknya akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian tersebut yang di anggap telah mencemarkan nama baik Partai Gerindra.

Abidin kembali menegaskan, semua kader Gerindra dari mulai DPP, DPD, DPC sampai ke PAC dan ranting merasa terusik dengan adanya kejadian tersebut.

“Tapi kami tetap menjaga kondusifitas jelang Pemilu, kami beretika dan sopan. Aturan tetap kita pakai. Kita tetap on the track,” ujar Abidin.

Abidin berharap, berharap masalah ini dapat segera terselesaikan dengan baik, dan mengimbau semua pihak untuk menjaga kesucian tempat ibadah dan menghormati nilai-nilai etika dalam berpolitik. (Abel)


banner 336x280
banner 336x280

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!