Bingkaiwarta, KUNINGAN – Di tahun 2022 kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kuningan mengalami peningkatan yang cukup tajam. Seiring dengan banyaknya objek wisata baru, bak jamur di musim hujan. Fenomena tersebut, direspon baik oleh Pemkab Kuningan.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kuningan, Dr H Toto Toharudin, menyebut di Tahun 2019 sebelum Covid 19 mencapai 4.734.806 orang. Memasuki Covid -19 Tahun 2020 turun hingga 2.480.718 orang, dan Tahun 2021 hanya mencapai 2.678.658 orang.
“Tapi pasca Covid 19, gairah wisatawan kembali muncul pesat. Terbukti, sampai Oktober Tahun 2022 kunjungan wisatawan telah mencapai 3.873.807 orang. Sampai akhir Desember 2022, kita targetkan sampai 5 juta wisatawan tercapai,” ungkap Toto kepada bingkaiwarta.co.id, Senin (19/12/2022) diruang kerjanya.
Dikatakan Toto, data wisatawan tersebut diperoleh Disporapar dari laporan setiap objek wisata di setiap bulannya. Ada objek yang langsung melapor, ada juga petugasnya mendata langsung ke objek.
“Meskipun ada data kunjungan wisatawan beda antara data objek dengan Disporapar, semoga perbedaannya tidak jauh,” ujarnya.
Yang pasti, lanjut Toto, pasca Covid -19, semua bisa melihat ada fenomena kunjungan wisatawan di berbagai kawasan wisata, dan itu merata. Ditandai lahirnya kuliner-kuliner baru, semacam Arunika dan lain-lain. Ada fenomena orang berani membuka objek baru karena kunjungan wisata demikian luar biasa.
“Termasuk Tenjo Laut, kita kerjasama dengan pihak ketiga, mulai dibangun. Maka, Pemkab Kuningan membuka akses jalan baru, Cigugur-Palutungan. Itu juga bagian ikhtiar kita untuk meningkatkan kunjungan wisatawan,” terangnya.
Menurutnya, target kunjungan wisatawan Tahun 2022 ini sebenarnya kecil, sekitar 2 juta orang. Tapi realisasi luar biasa sudah hampir 4 juta wisatawan.
“Begitu saat Covid 19, kita targetkan hanya 900 kunjungan wisatawan, tapi ternyata over target. Ini luar biasa sekali,” pungkas Toto. (Abel)













