banner 728x250
banner 728x250 banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

banner 728x250

Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal Menjadi Daya Rangsang Bagi Investor

banner 120x600

Bingkaiwarta, CIGANDAMEKAR – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Koordinasi dan Sinkronisasi Penetapan Pemberian Fasilitas/ Insentif Penanaman Modal, di Grage Sangkan Hotel, Sangkanhurip, Kecamatan Cigandamekar, Selasa (20/12/2022). Acara yang dihadiri oleh 50 peserta dari SKPD terkait itu, dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kuningan, M. Ridho Suganda.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Kuningan, Drs. Agus Sadeli, M.Pd menyatakan, disamping mengevaluasi kinerja DPMPTSP, FGD ini juga bertujuan meningkatkan masuknya investasi ke Kabupaten Kuningan, mengingat Kabupaten Kuningan berada pada proyek strategi nasional Kawasan Rebana.

banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280
banner 336x280

“Selain itu FGD ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan perizinan berusaha, dan meningkatkan kemudahan berusaha melalui penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang telah diresmikan pada tanggal 12 Oktober 2022 lalu,” ujar Agus.

Dengan digelarnya FGD ini, Agus berharap, DPMPTSP dapat memperoleh masukan dan saran dari pihak terkait, sehingga pada tahun berikutnya  DPMPTSP dapat memperbaiki kualitas  kinerja dalam upaya meningkatkan masuknya investasi ke Kabupaten Kuningan, dengan menciptakan iklim investasi yang kompetitif dan kondusif melalui pemberian fasilitas kemudahan berusaha kepada para investor. 

Sementara itu, Wabup Ridho menjelaskan, pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal daerah, dimaksudkan guna menarik investor agar melakukan kegiatan investasi untuk mendukung percepatan ekonomi, meningkatkan lapangan pekerjaan, kesejahteraan dan pembangunan di daerah, khususnya di Kabupaten Kuningan.

“Pemerintah daerah berkewajiban mewujudkan pembangunan ekonomi dan pertumbuhan perekonomian daerah yang semakin kokoh dan sehat berdasarkan demokrasi ekonomi,” jelas Wabup.

Dikatakan Wabup, dengan pemberian intensif dan kemudahan penanaman modal, maka akan menciptakan iklim usaha yang kondusif. Hal ini, sekaligus akan memberikan dukungan percepatan penanaman modal dan menjamin kepastian hukum bagi investor yang menanamkan modalnya di Kabupaten Kuningan.

“Adanya pemberian insentif dan kemudahan berinvestasi ini akan menarik dan merangsang investor melakukan penanaman modal di daerah dalam rangka menciptakan iklim investasi yang lebih baik, meningkatkan akses dan kemampuan ekonomi dan menciptakan lapangan pekerjaan serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah,” ujarnya.

Wabup berharap kegiatan FGD ini dapat berjalan lancar dan dapat dijadikan dasar dalam Pemberian Insentif dan Kemudahan Berinvestasi yang dapat membawa manfaat bagi pemerintah daerah, investor dan masyarakat Kabupaten Kuningan. (Abel)


banner 336x280
banner 336x280

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!