Bingkaiwarta, KRAMATMULYA – Kapolsek Kramatmulya IPTU Dede Kusnadi didampingi Kasi Humas Polres Kuningan IPTU Sukarno, telah melaksanakan monitoring ke lokasi ternak sapi dan tempat pemotongan hewan, milik Iyus yang berada di Dusun Puhun RT 09 RW 02 Desa Cilaja, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Rabu (18/05/2022).
Monitoring ini dilakukan terkait merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak yang sudah menyebar di enam wilayah Jawa Barat, yakni Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banjar, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Kuningan.
“Untuk menanggulangi hal ini, pemerintah memaksimalkan pengobatan terhadap ratusan hewan yang tertular sembari menunggu vaksin khusus dari Pemerintah Pusat. Untuk di Kabupaten Kuningan, Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) telah melakukan berbagai upaya, dari mulai koordinasi eksternal bersama Pemda, TNI dan Polri hingga langkah-langkah pembentukan Satgas,” ujar Kapolsek kepada bingkaiwarta.co.id, Kamis (19/05/2022).
Kapolsek menjelaskan, pembentukan Satgas ini nantinya melaksanakan pemeriksaan kepada Pemasok dan Pengiriman ternak yang masuk ke wilayah Kabupaten Kuningan.
“Kita lakukan monitoring terhadap penyebaran PMK yang menyerang hewan ternak, terutama sapi. Dan secara teliti kita harus mengecek satu persatu sapi yang ada di kandang milik warga,” imbuhnya.
Ia menambahkan, saat melakukan monitoring ternak sapi milik warga di Desa Cilaja, kondisinya sehat semua. “Alhamdulillah, kondisi sapi semuanya sehat. Jumlahnya ada 35 ekor sapi,” ungkapnya.
Kapolsek menghimbau kepada pemilik ternak sapi agar selalu membersihkan kandang maupun hewan ternaknya.
“Dan bila ada sapi yang terjangkit PMK agar segera melaporkan ke dinas Peternakan,” katanya.
Begitupun pada pemilik pemotongan hewan, Kapolsek juga menghimbau bila ada sapi yang mau di potong dan diduga terjangkit PMK agar segara melaporkan ke Dinas Peternakan.
“Dari hasil monitoring semua ternak yang ada di wilayah hukum Polsek Kramatmulya keadaannya sehat semua. Tidak ada yang terinfeksi PMK,” tandasnya. (Abel)













