Bingkaiwarta, CILIMUS – Menjelang Idul Fitri 1447 H, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, didampingi Wakil Bupati, unsur Muspida, dan Kepala Perangkat Daerah melakukan kegiatan monitoring untuk memastikan kesiapan infrastruktur jalan sekaligus stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok, Kamis (19/3/2026).
Rombongan berangkat dari Pendopo dengan kendaraan sepeda motor, mengunjungi beberapa titik penting yaitu Tugu Sejati, Tugu Ikan Sampora, Posko Angkutan Lebaran BPTD Kelas I Jawa Barat, Pasar Cilimus, Toserba Fajar Jalaksana, hingga Terminal Tipe A Kertawangunan.
Bupati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan menyeluruh, khususnya terkait kelancaran arus mudik dan kondisi harga bahan pokok di masyarakat. “Hari ini kami bersama Forkopimda mengecek kesiapan Lebaran. Melihat langsung kondisi di lapangan, termasuk arus mudik yang mulai mengalami peningkatan,” ujarnya.
Selain memantau kondisi lalu lintas dan infrastruktur jalan, rombongan juga melakukan pengecekan harga kebutuhan pokok di Pasar Cilimus. Dari hasil monitoring, tercatat terdapat kenaikan pada sejumlah komoditas, terutama cabai, daging ayam, dan daging sapi.
“Memang ada kenaikan, terutama cabai dan daging, sekitar 10-15 persen. Contohnya harga daging sapi yang biasanya Rp 150 ribu per kilogram pada hari biasa, saat ini mencapai Rp 170 ribu. Sementara itu, daging ayam berada di level Rp 44 ribu dan cabai rawit mencapai Rp 45 ribu per kilogram,” jelasnya.
Untuk menjaga stabilitas harga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, antara lain melalui program Gerakan Pangan Murah, Operasi Pangan Murah, serta Operasi Pasar Murah yang dinilai efektif menekan laju inflasi.
Bupati juga menekankan pentingnya sinergitas lintas sektor dalam menghadapi momentum Lebaran. “Persiapan Lebaran ini menyangkut banyak hal, mulai dari lalu lintas, sembako hingga wisata. Maka kita hadir bersama Forkopimda untuk memastikan semuanya aman dan lancar,” katanya.
Selain itu, Bupati mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying). “Stok aman, pasokan lancar, harga masih terjangkau, dan distribusi juga tidak ada kendala,” tegasnya.
Di Pasar Cilimus terlihat suasana ramai dengan banyaknya pedagang dan pembeli yang melakukan transaksi. Salah seorang pedagang sayuran yang telah berjualan selama 5 tahun, Uti (30), mengaku bahwa harga cabai rawit mencapai Rp 45 ribu dan tomat Rp 30 ribu per kilogram. “Alhamdulillah pembeli rame, untuk stok sayuran masih aman. Masalah harga biasa saja kalau menjelang Lebaran ada kenaikan, tapi stabil,” ungkapnya.
Hadir dalam kegiatan monitoring tersebut antara lain Ketua DPRD, Kapolres, Perwakilan Dandim 0615 Kuningan, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda, serta para Kepala Perangkat Daerah. (Abel)













