banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Desa Maleber Jadi Contoh! Khitanan Massal Dibuka Bupati, Diiringi Arak-Arakan Kekinian

 

Bingkaiwarta, MALEBER – Masyarakat Desa/Kecamatan Maleber tumpah ruah menyaksikan kemeriahan arak-arakan pengantin sunat yang menjadi tradisi tahunan setiap momen Idul Fitri, Minggu (22/3/2026). Suasana penuh warna dan kegembiraan menghiasi gelaran Hajat Desa Khitanan Massal (HDKM) yang digagas pemerintah desa bersama Paguyuban Perantau Imam Jaya.

banner 728x250

Kegiatan ini bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial bagi anak-anak desa. Anak-anak yang mengikuti khitanan diarak layaknya pengantin, diiringi musik serta berbagai atraksi memeron, dengan sorak kebahagiaan warga yang memenuhi sepanjang rute pawai. Salah satu daya tarik utama adalah ritual “Ngencar”, di mana para peserta khitan mengenakan busana adat khas daerah dan diarak keliling desa menggunakan delman hias yang menarik perhatian.

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, menilai Desa Maleber sebagai contoh desa yang konsisten menjaga tradisi sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“Dari ratusan desa di Kabupaten Kuningan, Maleber mampu mempertahankan tradisi gotong royong yang mendalam. Kebersamaan ini menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengapresiasi peran aktif berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga para perantau yang tetap peduli terhadap kampung halaman. Menurutnya, kekompakan antar warga menjadi kunci utama keberhasilan kegiatan sosial seperti khitanan massal ini.

“Kalau kita kompak dan saling membantu, insyaallah pembangunan desa akan berjalan lebih lancar dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati secara resmi membuka rangkaian Hajat Desa Khitanan Massal dan Pawai Desa Tahun 2026, ditandai dengan penabuhan gendang yang disambut antusias oleh ribuan warga yang hadir.

Sementara itu, Anggota DPR RI, Shohibul Imam, turut mengapresiasi kekompakan masyarakat Maleber. Ia menyebut tidak semua desa mampu menggelar kegiatan besar yang melibatkan banyak pihak sekaligus memberikan manfaat langsung bagi warga.

“Ini menunjukkan Maleber adalah desa yang sejahtera dan penuh kebersamaan. Kolaborasi yang solid antara pemerintah desa dan perantau menjadi kekuatan utama yang mendukung keberlangsungan tradisi ini,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Ujang Kosasih, menilai kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi energi positif bagi pembangunan desa. Baginya, tradisi seperti HDKM bukan hanya menjaga warisan budaya daerah, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial yang menjadi fondasi kemajuan desa.

Lebih dari sekadar perayaan pasca-Idul Fitri, Hajat Desa Khitanan Massal di Maleber menjadi ruang silaturahmi antar warga, ungkapan rasa syukur atas berkahnya hari raya, sekaligus bukti bahwa kebersamaan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan