banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Menguatkan Niat, Menyatukan Gerak: KOMIT dan Pemerintah Kolaborasi Perkuat Peran Imam Tajug

 

Bingkaiwarta, MALEBER – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menghadiri kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan Yayasan Bima Arya Kamuning bersama Komunitas Imam Tajug (KOMIT), di Aula Pesantren Nurul Jadid Al Jauhar, Desa Kutaraja, Kecamatan Maleber, Sabtu (28/3/2026).

banner 728x250

Mengusung tema “Menguatkan Niat, Menyatukan Gerak, Menyebar Manfaat”, kegiatan dihadiri oleh unsur perangkat daerah, Camat Maleber, Kabag Kesra, Asisten Daerah, serta tokoh agama dari berbagai wilayah. Momentum ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan para tokoh agama sebagai penjaga nilai moral masyarakat.

Ketua KOMIT, Sayyid Sabiq, menjelaskan bahwa komunitas ini lahir dari kepedulian terhadap peran Imam Tajug yang selama ini kerap luput dari perhatian. Menurutnya, Imam Tajug merupakan garda terdepan dalam menjaga spiritualitas masyarakat karena berinteraksi langsung dengan warga setiap hari secara istiqomah.

“Niat kami semata-mata karena Allah. Para Imam Tajug bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi kebijakan Bapak Bupati yang tetap memprioritaskan insentif bagi imam dan kyai, meskipun kondisi keuangan daerah sedang menantang,” ujar Sayyid Sabiq.

Selain memperjuangkan kesejahteraan para Imam Tajug, KOMIT juga menyiapkan program strategis, antara lain perawatan fisik tajug (mushola) serta pemberdayaan ekonomi umat melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar para imam dapat mandiri secara finansial.

Dalam arahannya, Bupati Dian menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh pengurus dan anggota KOMIT. Ia menyinggung dinamika global yang berdampak pada kondisi ekonomi nasional dan daerah, namun menegaskan bahwa sektor keagamaan tetap menjadi fondasi utama pembangunan karakter.

Bupati menilai masih terdapat “ruang kosong” dalam pembinaan karakter anak yang tidak sepenuhnya dapat diisi oleh pendidikan formal. “Di sinilah peran vital Imam Tajug. Di tengah derasnya arus teknologi dan media sosial, anak-anak membutuhkan bimbingan agar tetap memiliki budi pekerti, sopan santun, dan kemampuan mengaji. Imam Tajug hadir mengisi ruang tersebut,” tegasnya.

Dalam upaya memperkuat ekonomi daerah, Bupati juga mengajak keluarga besar KOMIT untuk turut mendukung gerakan beli-beli produk lokal. Ia menekankan agar setiap program pemerintah memprioritaskan pemanfaatan sumber daya dari lingkungan sekitar guna menggerakkan ekonomi desa.

“Jangan beli dari luar daerah. Beli kebutuhan dari tetangga sendiri agar ekonomi lokal berputar. Saya sangat mendukung jika para Imam Tajug memiliki usaha UMKM,” tambahnya.

Menutup kegiatan, Bupati menyampaikan apresiasi atas terbentuknya struktur KOMIT hingga tingkat desa. Ia berharap sinergi antara ulama dan umara terus terjaga guna mewujudkan Kabupaten Kuningan yang religius dan berdaya saing. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan