banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Tingkatkan Kesiapsiagaan, Babinsa Diberi Pembekalan Penanganan Kebakaran

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan personel dalam menghadapi situasi darurat, UPTD Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan penanggulangan kebakaran di lingkungan Kodim 0615/Kuningan, Kamis (07/05/2026).

Kegiatan dihadiri oleh Kepala UPTD Damkar, Andri Arga Kusuma, Pasi Ops Kodim 0615/Kuningan Kapten Kav Sutardi, Pgs. Dan Unit Intelijen Letda Inf Dedi Damhudi, serta diikuti oleh 30 personel yang terdiri dari perwakilan Babinsa dan anggota pendamping.

banner 728x250

Dalam materinya, tim Damkar memberikan pemahaman mendalam mengenai prosedur operasional standar (SOP), teknik pemadaman, hingga pembagian tugas di lapangan.

Ditekankan bahwa saat tiba di lokasi kebakaran, petugas wajib melapor kepada pihak berwenang setempat dan segera mengidentifikasi jenis kebakaran. Hal ini penting agar penanganan tepat sasaran, tidak asal memadamkan api tanpa mengetahui jenis bahayanya.

“Kebakaran itu ada klasifikasinya, mulai dari kelas A (benda padat), B (cair), C (listrik), hingga kelas D dan K. Penanganannya pun berbeda, begitu juga dengan alat pemadam yang digunakan. Misalnya APAR jenis CO2 tidak meninggalkan residu, berbeda dengan jenis bubuk/powder,” jelas Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusuma.

Selain itu, disampaikan juga pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap seperti helm, jaket tahan panas, dan sarung tangan demi keselamatan diri sendiri.

Dalam penanganan lapangan, peran Danru (Pemimpin Regu) sangat vital. Ia bertugas memimpin operasi, mengecek lokasi, menentukan jumlah selang, serta berkomunikasi dengan operator dan pihak lain secara profesional.

“Di lokasi kebakaran situasinya panas dan gaduh, maka komunikasi harus jelas, fokus, dan tidak boleh berteriak-teriak. Gunakan HT atau sandi komunikasi, serta tetap tenang menghadapi api dan massa,” tegasnya.

Materi juga mencakup cara pengecekan tabung gas dan pemasangan regulator yang aman, mengingat banyaknya kebakaran yang bermula dari instalasi gas yang tidak standar.

Andri Arga Kusuma, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membekali personel TNI agar sigap melakukan penanganan dini sebelum tim utama tiba.

“Kami ingin meningkatkan keterampilan Babinsa dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran, terutama menjelang musim kemarau. Sinergi antara Damkar dan Kodim ini sangat penting demi menciptakan rasa aman dan perlindungan maksimal bagi masyarakat Kuningan,” ujarnya.

Sementara itu, Pasi Ops Kodim 0615/Kuningan, Kapten Kav Sutardi, menyampaikan apresiasi dan pentingnya kegiatan ini bagi seluruh jajaran.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan menjadi bekal penting bagi kami, khususnya para Babinsa yang berada di garis depan di wilayah desa. Jika terjadi kebakaran, personel kami diharapkan mampu melakukan penanganan awal dengan cepat dan tepat sebelum bantuan utama tiba,” ujar Kapten Sutardi.

Lebih jauh ia menegaskan, personel TNI dituntut untuk sigap dan profesional dalam segala kondisi, termasuk menghadapi bencana kebakaran.

“Kami juga mengingatkan agar seluruh peserta benar-benar mencermati materi yang disampaikan, mulai dari cara mengenali jenis kebakaran, penggunaan APD, hingga teknik komunikasi. Keselamatan diri sendiri dan keberhasilan memadamkan api adalah tujuan utama,” tegasnya.

Kegiatan ini juga bertujuan mempererat sinergi antara instansi pemerintah daerah dan TNI, serta meningkatkan kewaspadaan menjelang musim kemarau dimana potensi kebakaran cenderung meningkat.

Kegiatan berlangsung tertib dan interaktif, dilengkapi dengan peraga penggunaan peralatan seperti selang, nozel, tabung pemadam portabel, hingga alat komunikasi. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan