banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250

Dugaan Utang dan LGBT Pemicu Ribut: Warga Cimara Luka Parah Disabet Parang, Pelaku Masih Dikejar

Dugaan Utang dan LGBT Pemicu Ribut: Warga Cimara Luka Parah Disabet Parang, Pelaku Masih Dikejar

Bingkaiwarta, CIBEUREUM — Sebuah peristiwa tindak kekerasan dan penganiayaan terjadi di Dusun Sukamulya RT 01 RW 01, Desa Cimara, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Selasa (12/5/2026). Seorang warga bernama Jaja Jamanudin (35) mengalami luka parah akibat sabetan senjata tajam jenis parang yang mengenai bagian kepala, tangan, jari, hingga bahu sebelah kiri. Kejadian bermula dari perselisihan yang memanas, namun hingga saat ini pelaku masih dalam pengejaran pihak berwajib.

Informasi mengenai kejadian ini diterima oleh aparat keamanan sekitar pukul 13.10 WIB, tak lama setelah insiden terjadi tepatnya pukul 12.30 WIB siang. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, suasana di lokasi kejadian sempat menjadi tegang dan kacau seketika saat perkelahian terjadi. Korban ditemukan tergeletak dalam kondisi bersimbah darah dan belum sadarkan diri saat proses evakuasi dilakukan oleh warga dan aparat.

banner 728x250

Serka Ridwan, Babinsa wilayah binaan Desa Sumurwiru dan Desa Cimara dari Koramil 1506/Cibingbin, yang turun langsung ke lokasi kejadian membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, saat ini kronologi persis urutan kejadian masih sedang dikumpulkan dan diverifikasi, mengingat pelaku belum dapat ditangkap serta kondisi korban yang belum memungkinkan untuk memberikan keterangan lengkap.

“Kami mendapatkan laporan cepat dari perangkat desa mengenai adanya keributan dan kekerasan di wilayah warga kami. Kami langsung bergerak ke lokasi, berkoordinasi erat dengan pihak Polsek Cibingbin dan tim kesehatan untuk melakukan penanganan awal,” ungkap Serka Ridwan saat dikonfirmasi bingkaiwarta.co.id

Dari hasil pengumpulan informasi awal dari lingkungan keluarga dan kerabat dekat, setidaknya ada dua indikasi kuat yang diduga menjadi latar belakang perselisihan tersebut. Pertama, diduga masalah penagihan utang piutang yang sudah berlangsung lama namun belum juga dilunasi, sehingga memicu emosi pelaku. Indikasi kedua yang muncul di masyarakat adalah adanya dugaan perselisihan yang bermula dari pemaksaan perilaku menyimpang atau LGBT yang ditolak, sehingga memicu pertengkaran hebat dan berujung pada penggunaan senjata tajam.

“Dari keterangan warga dan keluarga, muncul dua kemungkinan motif. Ada yang menyebut soal masalah utang yang belum selesai, ada juga indikasi persoalan perilaku atau hubungan yang tidak wajar yang dipaksakan oleh salah satu pihak. Namun semua ini masih berupa informasi awal, dan tim kepolisian sedang mendalami kebenarannya,” jelas Serka Ridwan.

Akibat kejadian tersebut, korban menderita luka cukup serius di beberapa bagian vital tubuh. Di bagian kepala terdapat luka robek akibat sabetan parang, demikian juga di bagian tangan, jari-jari, hingga bahu kiri korban yang mengalami cedera parah dan pendarahan aktif. Berkat kerja cepat aparat dan warga, korban segera dievakuasi menggunakan kendaraan yang tersedia menuju Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis secepatnya guna menyelamatkan nyawa.

Saat ini, pihak kepolisian dari Polsek Cibingbin sedang melakukan penyelidikan mendalam, memeriksa saksi-saksi, serta mendata bukti-bukti yang tertinggal di lokasi kejadian. Pihak berwajib juga sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku yang dikabarkan telah melarikan diri dari tempat kejadian perkara.

Serka Ridwan menambahkan, pihaknya bersama perangkat desa akan terus memantau situasi di wilayah tersebut agar tetap kondusif dan tidak memicu keributan baru antarwarga. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tenang, percaya pada proses hukum, dan tidak menyebarkan informasi yang belum pasti kebenarannya.

“Kami berharap korban segera pulih. Dan kami mengimbau seluruh warga untuk tetap tenang, biarkan aparat kepolisian bekerja mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku. Keamanan wilayah tetap kami jaga agar tidak ada gesekan sosial lebih lanjut,” tegas Serka Ridwan. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan