Bingkaiwarta, KUNINGAN – Sebuah peristiwa berdarah dan penganiayaan terjadi di wilayah Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Selasa (12/5/2026) siang. Seorang pria berinisial AN (25 tahun) tega melakukan kekerasan ekstrem terhadap rekannya sendiri, Jaja Jamanudin (35 tahun), menggunakan senjata tajam jenis golok. Aksi kejam tersebut dilakukan pelaku setelah sebelumnya memancing korban dengan dalih mengajak minum kopi dan bersantai di rumahnya.
Kejadian berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB. Korban yang beralamat di Desa Cibingbin, Kecamatan Cibingbin, awalnya memenuhi undangan pelaku dan datang berkunjung ke kediamannya. Namun, niat untuk bersantai dan mengobrol justru berubah menjadi mimpi buruk begitu korban melangkahkan kaki masuk ke dalam rumah. Suasana yang semula terkesan akrab seketika berubah mencekam saat pelaku tiba-tiba bertindak agresif.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Kuningan, AKP Abdul Aziz, membenarkan adanya laporan dan kejadian tindak pidana penganiayaan tersebut. Ia merinci kronologi berdarah yang terjadi di dalam rumah pelaku.
“Benar telah terjadi tindak penganiayaan di dalam rumah terlapor. Awalnya korban diundang masuk dengan alasan diajak minum kopi bersama. Namun sesampainya di dalam, pelaku tiba-tiba mengambil sebilah golok yang sudah disiapkan, lalu langsung menyerang korban secara membabi buta ke sekujur tubuh,” ungkap AKP Abdul Aziz saat dikonfirmasi, Selasa (12/5/2026) malam.
Akibat serangan mendadak dan tak terduga tersebut, korban menderita luka bacok yang cukup parah dan mengkhawatirkan di beberapa bagian tubuh. Berdasarkan keterangan medis dari petugas kesehatan, korban mengalami luka robek dalam di bagian kepala sebelah kiri dan luka sayatan di tangan kanan. Cedera paling parah terjadi pada jari kelingking tangan kanan serta jari jempol tangan kiri korban, yang nyaris putus total akibat sabetan keras senjata tajam tersebut.
Dalam kondisi bersimbah darah dan kesakitan hebat, korban berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan diri. Ia berhasil berlari keluar rumah sambil berteriak meminta tolong kepada warga sekitar yang ada di lokasi. Mendengar jeritan minta tolong, warga segera mendatangi dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Kecamatan Cibeureum guna mendapatkan penanganan medis dan perawatan luka secara intensif.
Sementara itu, setelah melancarkan aksinya, pelaku AN tidak bertahan di lokasi. Ia segera melarikan diri menjauh dari tempat kejadian. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diketahui berlari masuk ke arah kawasan hutan di wilayah Desa Cimara.
“Segera setelah kejadian, pelaku kabur dan diketahui lari ke arah hutan Desa Cimara. Saat ini, anggota kepolisian dari unit Reskrim dan satuan terkait sudah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pengejaran serta penyekatan di jalur-jalur keluar. Kami juga mengimbau pelaku agar segera sadar dan menyerahkan diri ke pihak berwajib secepatnya sebelum keadaan semakin memburuk,” tegas AKP Abdul Aziz.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus mendalami dan menyelidiki apa yang menjadi motif di balik aksi nekat dan kejam pelaku terhadap rekannya sendiri. Pihak keluarga korban telah melaporkan kejadian ini secara resmi ke Polres Kuningan agar kasus ini ditindaklanjuti dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Polisi berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan pelaku dapat segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Abel)













