banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

KNPI Kota Cirebon Bentuk Satgas Pemuda Anti-LGBT

 

Bingkaiwarta, CIREBON – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Cirebon membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pemuda Anti-LGBT sebagai bagian dari upaya melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.
Ketua DPD KNPI Kota Cirebon, Jaka Permana, mengatakan pembentukan satgas tersebut tidak terlepas dari semangat memperingati momentum sejarah perjuangan dan menjaga nilai-nilai yang diwariskan para tokoh bangsa.

banner 728x250

Menurut Jaka, peringatan Proklamasi pada 15 Agustus 2026 menjadi momentum bagi pemuda untuk kembali mengingat perjuangan para tokoh sejarah, termasuk Dr. Sudarsono yang dinilai memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan di Kota Cirebon.

“Posisinya kami bangga dan terhormat untuk menjaga dan merawat sejarah itu sendiri. Perjuangan beliau harus menjadi motivasi bagi kami sebagai pemuda untuk terus mengukir sejarah,” ucapnya Sabtu (25/8/2026).

Jaka mengungkapkan keprihatinannya terhadap perilaku seksual yang menurutnya semakin terbuka dipertontonkan di ruang publik.

Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena dapat memberikan pengaruh terhadap generasi muda.

“Kami merasa malu dan risih, ataupun moral kami terpanggil dengan adanya banyak penyimpangan yang beredar ataupun terang-terangan di muka umum,” katanya.

Jaka menegaskan, gerakan yang dilakukan KNPI tidak diarahkan untuk kepentingan politik. Menurutnya, fokus utama gerakan tersebut adalah edukasi, pencegahan, serta perlindungan terhadap generasi muda.
Sementara itu, Ketua Satgas Anti-LGBT Cirebon, Lutfi Adam Zakaria, mengatakan langkah awal yang akan dilakukan adalah sosialisasi dan edukasi.

Ia menekankan pendekatan yang digunakan tidak semata-mata berupa penolakan, tetapi juga upaya merangkul dan memberikan pemahaman.

“Bagaimanapun juga mereka adalah manusia. Tujuan kami memanusiakan manusia, untuk bisa merangkul dan kembali lagi kepada awal,” ungkapnya.

Adam menjelaskan pembentukan satgas berawal dari keinginan untuk memitigasi persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
Menurutnya, terdapat sejumlah faktor yang dinilai memengaruhi seseorang hingga terlibat dalam perilaku seksual yang menjadi perhatian mereka, mulai dari lingkungan pergaulan hingga persoalan ekonomi.

“Beberapa orang atau perilaku penyimpangan ini awalnya adalah korban. Kemudian ada karena circle atau juga karena ekonomi. Dari latar belakang itulah kita bersepakat dan berkomitmen membentuk Satuan Tugas Pemuda Anti-LGBT,” jelasnya.

Dalam struktur awal, Adams dipercaya sebagai Ketua Satgas. Sementara Agung ditunjuk sebagai koordinator untuk wilayah Kota Cirebon dan Mas Syaerotikhwan sebagai koordinator Kabupaten Cirebon.

Ke depan, satgas tersebut menargetkan perluasan gerakan ke wilayah Ciayumajakuning yang meliputi Kota dan Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, serta Kuningan.

Adams juga mengklaim mengenai jumlah orang yang disebutnya terlibat dalam perilaku LGBT di wilayah Ciayumajakuning mencapai angka sekitar 15.000 orang, sementara di Kota Cirebon diperkirakan hampir 4.000 orang.

Satgas Pemuda Anti-LGBT menyatakan pendekatan yang akan dikedepankan adalah sosialisasi, edukasi, pencegahan, dan pendampingan. Mereka menyebut upaya tersebut diarahkan untuk menjaga generasi muda sekaligus mengedepankan pendekatan kemanusiaan. (ARL)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan