Bingkaiwarta, INDRAMAYU – Sesosok pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di kamar mandi bekas gedung SMP Plus Endang Darma Ayu, Jalan Olahraga Gang Alamanda, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Sabtu (15/8/2026) kemarin.
Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 13.20 WIB oleh sejumlah remaja yang tengah melakukan kerja bakti membersihkan bangunan tersebut, yang rencananya akan direnovasi menjadi Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Harapan Indah.
Peristiwa bermula ketika pengurus LPK Harapan Indah berinisial AAB bersama para siswanya mencium bau menyengat seperti bangkai di sekitar lokasi. Merasa curiga, AAB meminta salah satu siswa bernama Farel Ramadhan bersama rekannya, Hadi, untuk mencari sumber bau tersebut.
Setelah menelusuri ruangan, kecurigaan mengarah pada sebuah pintu kamar mandi yang tertutup rapat. Ketika pintu dibuka secara paksa, para saksi terkejut mendapati sesosok tubuh manusia terbujur kaku di dalamnya.
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo. P.M. melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menjelaskan, pihak kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak cepat mendatangi TKP untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah mengalami pembengkakan dan pembusukan. Dari lokasi kejadian, petugas turut mengamankan sejumlah barang yang diduga milik korban, di antaranya sarung cokelat, jaket, dua tas kecil, ember, perlengkapan mandi, pemotong besi, serta uang tunai sebesar Rp21.000.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dari RSUD Kabupaten Indramayu, korban diperkirakan berjenis kelamin laki-laki berusia di atas 35 tahun dan telah meninggal dunia sekitar 5 hingga 7 hari sebelum ditemukan. Belum diketahui pasti penyebab kematian korban, serta tidak ditemukan bekas atau tanda-tanda luka/kekerasan fisik pada tubuh mayat.
Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Inafis dengan menggunakan alat Mambis, sidik jari mayat masih bagus namun tidak dapat teridentifikasi oleh sistem, yang mengindikasikan kemungkinan korban belum pernah membuat e-KTP.
“Saat ini jenazah korban masih disimpan di RSUD Kabupaten Indramayu sambil menunggu keluarga korban yang merasa kehilangan,” kata AKP Tarno, Minggu (16/8/2026).
Pihak kepolisian mengimbau bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke pihak kepolisian terdekat. (ARL)













