banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Ikuti Penanggalan Aboge

 

Bingkaiwarta, CIREBON – Penghulu Masjid Agung Sang Cipta Rasa Keraton Kasepuhan Cirebon, KH. Jumhur, menjelaskan bahwa pelaksanaan tradisi Panjang Jimat setiap tahunnya mengikuti sistem penanggalan Aboge yang digunakan secara turun-temurun di lingkungan Keraton Kasepuhan.

banner 728x250

Menurut KH. Jumhur, sistem penanggalan Aboge memiliki perhitungan yang berbeda dengan kalender Masehi maupun Hijriah. Dalam sistem tersebut, setiap bulan dihitung genap 30 hari sehingga terdapat perbedaan atau pergeseran apabila dikonversikan ke dalam penanggalan Masehi maupun Hijriah.

“Kalau tahun Aboge itu sekarang sudah 2576. Perhitungannya berbeda dengan tahun Masehi ataupun Hijriah,” jelas KH. Jumhur.

Ia menerangkan, kalender Hijriah memiliki jumlah hari dalam satu bulan yang dapat mencapai 29 atau 30 hari. Sementara dalam kalender Masehi terdapat bulan yang memiliki 28, 30, hingga 31 hari.

“Kalau Aboge itu semua tiap bulan genap 30. Jadi tidak ada yang 29, tidak ada yang 31, dan tidak ada yang 28. Setiap bulannya adalah 30 hari,” ujarnya.

Menurutnya, perbedaan sistem perhitungan tersebut menjadi salah satu faktor terjadinya pergeseran tanggal ketika waktu pelaksanaan tradisi Panjang Jimat dibandingkan dengan kalender Masehi maupun Hijriah.

Untuk tahun ini, malam pelal atau malam puncak pelaksanaan Panjang Jimat di Keraton Kasepuhan Cirebon berlangsung pada malam 26 menuju 27 Agustus 2026.

Tradisi Panjang Jimat merupakan salah satu rangkaian penting dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Keraton Kasepuhan Cirebon. Tradisi tersebut hingga kini terus dilaksanakan sebagai bagian dari warisan budaya dan keagamaan yang diwariskan secara turun-temurun.

KH. Jumhur berharap seluruh rangkaian pelaksanaan Panjang Jimat dapat berjalan dengan baik, lancar dan penuh kekhidmatan, serta memberikan keberkahan dan keselamatan bagi seluruh masyarakat yang mengikuti maupun terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Harapannya, dalam pelaksanaan ini betul-betul berjalan dengan baik dan betul-betul akan membawakan keberkahan dan keselamatan bagi umat manusia yang ikut serta,” pungkas KH. Jumhur. (ARL)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan