Bingkaiwarta, KUNINGAN — Semangat dan doa disampaikan Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, kepada para atlet futsal putra dan putri Kabupaten Kuningan yang akan berjuang di Kejuaraan Daerah (Kejurda) Futsal Piala Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat serta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Pelepasan berlangsung dalam acara Final Proton Super Cup di GOR Ewangga, Selasa (18/8/2026) malam, yang digelar oleh Asosiasi Futsal Kabupaten (AFKAB) Kuningan.
Kehadiran warga yang memadati gedung olahraga sejak awal pertandingan langsung mendapat apresiasi dari Bupati Dian. Suasana penuh semangat itu pun menjadi latar pesan-pesan penting bagi para atlet yang bertanding di partai puncak antara SMKN 3 Kuningan dan SMK Pertiwi Kuningan.
“Siapa yang disiplin, giat berlatih, tangguh, dan sportif, itulah juara. Kemenangan jangan membuat jumawa, jadikanlah pendorong untuk terus berkembang. Bagi yang belum beruntung, ingatlah: kekalahan itu kemenangan yang tertunda. Teruslah berlatih, jangan pernah menyerah,” pesannya.
Futsal, kata Bupati, adalah olahraga tim yang menuntut kekompakan, strategi, dan kerja sama. Tidak boleh ada ego pemain bintang. Semua harus bergerak serempak mengikuti arahan pelatih.
Perkembangan futsal di Kuningan sendiri dinilai semakin menggembirakan, terutama dengan keberhasilan Proton FC yang baru saja mencatat sejarah sebagai juara Pro Futsal League 2 Indonesia 2026. Prestasi di tingkat nasional itu diharapkan menjadi api semangat bagi para pemain muda Kuningan.
“Proton adalah kebanggaan kita semua. Bukti bahwa anak Kuningan mampu bersaing di tingkat nasional. Siapa tahu, dari antara kalian yang hadir hari ini, lahir pemain-pemain kebanggaan nasional di masa depan,” ujarnya.
Khusus bagi tim yang akan mewakili Kuningan di Kejurda, Bupati Dian menegaskan bahwa mereka bukan lagi berlaga untuk diri sendiri, melainkan untuk seluruh Kabupaten Kuningan.
“Kalian membawa panji kebesaran Kuningan. Tampilkan yang terbaik, junjung tinggi sportivitas. Meski lawan-lawan kita berasal dari daerah besar seperti Bandung dan Bekasi, saya yakin kita tidak kalah. Mari buktikan Kuningan kini menjadi kekuatan futsal yang patut diperhitungkan,” tegasnya.
Bupati juga menekankan bahwa olahraga bukan sekadar soal fisik dan kemenangan. Lebih dari itu, olahraga adalah sarana membentuk karakter.
“Olahraga melatih kita tidak hanya bugar, tetapi juga berjiwa sportif, mengakui keunggulan orang lain, dan berusaha memperbaiki kekurangan diri sendiri. Itulah nilai terpenting,” tuturnya.
Di akhir acara, Bupati Dian secara resmi melepas tim futsal Kabupaten Kuningan untuk mengikuti Kejurda Futsal Jawa Barat.
“Dengan Bismillahirrahmanirrahim, tim Kejurda Futsal Kabupaten Kuningan, dengan ini saya nyatakan dilepas!” ucapnya.
Bupati pun mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan dan mendukung para atlet. “Terus berlatih, berlatih, dan berlatih. Insyaallah masa depan Kuningan di tangan kalian cerah. Jangan pernah pesimis!” pungkasnya. (Abel)













