Bingkaiwarta, CIAWIGEBANG – Kapolsek Ciawigebang Kompol Her Budiman melakukan monitoring antisipasi penularan PMK terhadap hewan unggas, Kamis (09/06/2022).
Dikatakan Kapolsek, berdasarkan informasi dari Kepala UPTD Puskeswan Aris Sutrisna mengatakan, bahwa pada hari Selasa 07 Juni 2022 telah ditemukan suspek seperti tanda-tanda PMK pada sapi potong, milik sdr. Dadang, Desa Ciawilor, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, dan sudah dilakukan penanganan serta pengobatan terhadap hewan tersebut oleh Uptd Puskeswan Ciawigebang.
“Himbauan dari Kepala Uptd Puskeswan Ciawigebang yang selalu berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, kepada para peternak dan masyarakat untuk sementara tidak melakukan pembelian hewan ternak dari luar daerah, khususnya daerah yang sudah banyak hewan ternaknya terindikasi suspek PMK di wilayah tersebut,” ujarnya.
Hingga menjelang hari Raya Idul Adha, Puskeswan menghimbau kepada masyarakat ataupun para pedagang agar melakukan koordinasi dengan Puskeswan untuk melakukan pengecekan terhadap hewan ternak agar dapat meminimalisir adanya hewan yang terkena PMK.
“Ciri-ciri hewan ternak yang suspek PMK yaitu salah satunya tubuh hewan tersebut bersuhu tubuh 40 – 41 derajat celcius, ditambah ada hipersalivasi di gusi, gigi dan lidah, jika sudah menyebar sampai kaki dapat mengakibatkan kuku terlepas dan hewan tersebut ambruk tidak bisa berdiri, hingga mati dan dapat mengakibatkan kerugian ekonomi,” terangnya.
Untuk wilayah Ciawigebang terdapat satu sapi yang mempunyai tanda-tanda suspek PMK dan sudah mendapat penanganan dari Puskeswan Ciawigebang, yaitu dengan penyemprotan disinfektan di kandang ternak dan karantina dari hewan yang lain. (Abel)













