banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Apresiasi Pengelolaan Keuangan, ATR/BPN Komitmen Jalankan Tata Kelola Digital

 

Bingkaiwarta, JAKARTA – Komitmen kuat dalam mewujudkan transparansi dan perbaikan tata kelola keuangan negara terus ditunjukkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Hal ini dibuktikan melalui optimalisasi penggunaan teknologi digital dalam pengelolaan anggaran dan pendapatan negara.

banner 728x250

Dalam kegiatan Apresiasi Pengelolaan Cashless dan Optimalisasi Pendapatan Negara melalui PNBP yang digelar pada Rabu (29/04/2026) di Aula Prona, Jakarta, Sekretaris Jenderal (Sekjen) ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menegaskan bahwa selama tiga tahun terakhir institusinya telah sepenuhnya mengadopsi Cash Management System (CMS).

“Ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola keuangan negara. Penerapan transaksi digital secara real time ini mampu meminimalkan potensi penyimpangan atau praktik korupsi, sekaligus mempermudah pengawasan oleh pimpinan dan auditor secara akuntabel dan berintegritas,” ujar Dalu.

Apa itu CMS?
CMS adalah sistem perbankan yang menyediakan layanan informasi saldo, transfer antar rekening, pembayaran penerimaan negara, pembayaran utilitas, hingga berbagai fasilitas transaksi lainnya secara real time online. Kebijakan ini diterapkan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 183 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Rekening Pengeluaran Milik Kementerian Negara/Lembaga.

Sistem ini mendorong seluruh bendahara Satuan Kerja (Satker) untuk beralih sepenuhnya ke sistem pembayaran non-tunai (cashless), sehingga risiko penyimpangan dalam pengelolaan kas negara dapat diminimalkan secara signifikan.

Capaian Gemilang
Dalu Agung menjelaskan, penggunaan CMS di lingkungan ATR/BPN terus menunjukkan peningkatan yang signifikan dari waktu ke waktu. Bahkan pada tahun 2025 lalu, Kementerian ATR/BPN berhasil meraih prestasi membanggakan sebagai peringkat 1 nasional untuk kategori penggunaan CMS di lingkungan Kementerian/Lembaga dengan jumlah virtual account lebih dari 500 rekening.

“Harapannya di tahun 2026 ini, capaian dan efektivitas penggunaan transaksi CMS dapat ditingkatkan secara lebih optimal lagi,” tambahnya.

Berikan Penghargaan ke Seluruh Wilayah
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penyerahan penghargaan kepada Satker terbaik yang berasal dari lingkungan Kantor Pusat, Kantor Wilayah, hingga Kantor Pertanahan. Penilaian diberikan berdasarkan kategori penggunaan CMS tertinggi di masing-masing bank mitra (BRI, BNI, Mandiri, dan BSI), serta capaian target PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) dengan klasifikasi target besar, sedang, dan kecil.

Sementara itu, Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN), Kartika Sari, melaporkan bahwa implementasi CMS ini merupakan strategi utama untuk mewujudkan ekosistem non-tunai yang menyeluruh, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap peningkatan PNBP.

“Pengelolaan CMS ini juga bertujuan untuk memitigasi potensi temuan berulang dari BPK, serta meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi pembayaran non-tunai dalam pengelolaan APBN dan PNBP,” jelas Kartika.

Kegiatan ini dihadiri oleh para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Kepala Kanwil dan Kantah penerima penghargaan, serta perwakilan dari bank-bank mitra strategis. (Abel/hms)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan