banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
banner 728x250
Berita  

Jelang Idul Adha, GPM Padaringan Dirahmati Akan Hadir di 10 Kecamatan, Wahyu : Ini Hadiah Nyata untuk Masyarakat Kuningan

 

Bingkaiwarta, KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan terus menggenjot stabilitas harga pangan menjelang Idul Adha 2025 melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) Padaringan DIRAHMATI (Diskon Harga Hemat Tahan Inflasi). Digelar di lima desa rawan pangan pada 19-23 Mei 2025, program ini disambut antusias oleh masyarakat, menawarkan bahan pangan dengan harga miring, bahkan di bawah harga pasar.

banner 728x250

Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, saat meninjau GPM di Desa Wano Kecamatan Japara pada Senin (19/5/ 2025), menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi. “Gerakan Pangan Murah Padaringan ini merupakan ikhtiar nyata kami untuk menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, serta memastikan rakyat tetap bisa tersenyum di tengah dinamika ekonomi. Terlebih menjelang Iduladha, ketika kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat,” ungkap Wabup Tuti.

Bagian dari Program 100 Hari Kerja Bupati
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, pada Selasa (21/5/ 2025), di Desa Sukasari Mandirancan, menjelaskan bahwa GPM ini merupakan bagian dari program unggulan 100 hari kerja Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, dan Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani.

“GPM Padaringan DIRAHMATI merupakan hadiah nyata dari Bapak Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, dan Ibu Wakil Bupati Kuningan Hj. Tuti Andriani, kepada masyarakat sebagai bagian dari program 100 hari kerja beliau. Kegiatan ini bukan sekadar pasar murah, tapi bentuk kepedulian pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan pangan pokok tetap terjangkau menjelang Hari Raya Iduladha,” jelas Dr. Wahyu.

DKPP Kabupaten Kuningan merencanakan 10 kali GPM Padaringan DIRAHMATI menjelang Idul Adha tahun ini, dan Desa Sukasari menjadi salah satu desa yang beruntung. Akronim “GPM Sukasari: Suplai Kebutuhan Aman, Stabilitas Harga Terkendali” menjadi harapan agar GPM dapat mendorong kemandirian pangan desa dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Dorong Produk Lokal dan Rekor Harga Beras
Dalam GPM di Desa Cihideung Girang Kecamatan Cidahu pada (21/5/ 2025), Dr. Wahyu Hidayah juga mengajak masyarakat untuk mencintai produk lokal Kuningan. “Kami tidak hanya menyalurkan bahan pangan, tapi juga membangun kesadaran untuk mencintai produk lokal. Ketahanan pangan dimulai dari mencintai hasil bumi sendiri. Maka lewat PADARINGAN ini, kami juga memberi panggung bagi produk unggulan Kuningan,” tegasnya.

Inovasi GPM berlanjut di Desa Jatisari Kecamatan Subang pada (22/5/2025), di mana beras medium dijual seharga Rp9.000/kg, menjadi rekor harga termurah selama GPM digelar. “Ini bentuk keberanian dan komitmen kami agar rakyat benar-benar merasakan manfaatnya,” ujar Dr. Wahyu.

Ketua Komisi II DPRD Kuningan, Jajang Jana, menyebut GPM sebagai perwujudan program unggulan 100 hari kerja Bupati-Wabup dan sinergi eksekutif-legislatif.

Senada dengan itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, menyoroti potensi pengembangan produk lokal, khususnya beras organik yang kini diproduksi petani Jatisari. “Jatisari tidak hanya unggul dalam harga pangan murah, tapi juga sedang tumbuh sebagai sentra produksi beras organik. Kami dorong ibu-ibu PKK dan seluruh elemen masyarakat untuk bangga dan memasarkan produk lokal ini,” kata Hj Ela.

Makna di Balik Setiap Lokasi GPM
Pelaksanaan GPM ditutup di Desa Pakapasan Girang Kecamatan Hantara pada Jumat, 23 Mei 2025. Dr. Wahyu Hidayah menjelaskan bahwa GPM Padaringan bukan sekadar agenda rutin, tetapi wujud nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap ketahanan pangan masyarakat.

Uniknya, setiap lokasi GPM diberi akronim khusus oleh Dr. Wahyu Hidayah sebagai bentuk apresiasi dan inspirasi:
* WANO (Japara, 19 Mei 2025): Wujudkan Akses Pangan, Nyaman dan Optimal
* SUKASARI (Mandirancan, 20 Mei 2025): Suplai Kebutuhan Aman, Stabilitas Harga Terkendali
* CIHIDEUNGGIRANG (Cidahu, 21 Mei 2025): Ciptakan Harga Ideal, Ekonomi Unggul, Masyarakat Gembira dan Riang
* JATISARI (Subang, 22 Mei 2025): Jaga Akses Pangan Terjangkau, Inflasi Stabil, Rakyat Mandiri dan Berseri
* PAKAPASANGIRANG (Hantara, 23 Mei 2025): Pasokan Aman, Kebutuhan Pangan Stabil, Harga Nyaman, Rakyat Girang

Melalui GPM ini, diharapkan masyarakat mendapatkan akses bahan pangan berkualitas dengan harga di bawah pasar, seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan kebutuhan pokok lainnya. Program ini juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat desa untuk lebih mandiri dalam ketersediaan dan produksi pangan lokal, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di Kuningan. (Abel)


banner 336x280

Tinggalkan Balasan